TikTok Luncurkan Spotlight, Fitur Khusus untuk Promosi Film dan Serial Televisi

- Platform berbagi video pendek TikTok telah memperkenalkan fitur baru bernama TikTok Spotlight, Kamis (8/8/2024).
Fitur ini semacam hub atau laman khusus di dalam aplikasi (in-app), yang berguna untuk mempermudah promosi film dan acara atau serial televisi. Untuk promosi, rumah produksi atau studio bisa membubuhkan link (tautan) promosi pertunjukan mereka.
Tautan ini bakal terletak di atas nama kreator TikTok yang mengunggah video tersebut.
Dalam halaman ini, pengguna bisa melihat informasi lengkap terkait serial televisi atau film tertentu, mulai dari genre, sinopsis, durasi, daftar pemeran, hingga alamat akun resmi film tersebut di TikTok.
Baca juga: TikTok Disebut Setor Rp 322 Miliar ke Microsoft Tiap Bulan, buat Apa?
Selain itu, ada pula menu "Buy Tickets" yang memungkinkan pengguna membeli tiket untuk menonton film tersebut di bioskop, dan "Watch Now" untuk menonton serial televisi yang sudah dirilis di berbagai platform streaming.

"Kami mengandalkan teknologi dan tinjauan manusia untuk menentukan video mana yang memenuhi syarat untuk mendapatkan tautan khusus," ujar James Stafford selaku Global Head of Publishing di TikTok.
"Kami melihat hal-hal seperti tagar (hashtag), kata kunci, audio, dan teknologi pencocokan visual dari klip serial televisi atau film," sambung Stafford.
TikTok juga mempertimbangkan jumlah tayangan (views) yang diperoleh video tersebut, jumlah pengikut (follower) kreator itu, dan apakah kreator tersebut pernah melanggar peraturan di TikTok atau tidak.
Baca juga: Tampilan Feed Aplikasi Twitch Dirombak, Jadi Mirip TikTok
Perusahaan yang memiliki film dan serial TV itu nantinya bisa mengakses dasbor analitik untuk melacak tren dalam kelompok penggemar (fandom) mereka.
Mereka juga dapat melihat bagaimana pengguna memakai kekayaan intelektual (IP) mereka, dan menentukan apakah ingin mengambil tindakan tertentu.
Contohnya, studio film dapat mengecualikan video yang dinilai tidak aman untuk reputasi film tersebut.
@tiktoknewsroomIntroducing TikTok Spotlight, a new promotional solution that allows the entertainment industry to harness the power of TikTok fan communities to promote films, TV series and franchises.
? original sound - TikTok Newsroom
James Stafford memastikan bahwa setiap kampanye atau promosi di TikTok Spotlight punya insentif khusus bagi kreator yang berpartisipasi. Hal ini termasuk bingkai foto profil eksklusif, filter, merchandise, tiket menonton film, dan masih banyak lagi.
Fitur baru TikTok ini sudah diluncurkan secara global di platform mobile (iOS/Android).
KompasTekno sudah dapat mengakses fitur tersebut di ponsel Android kami, dengan aplikasi TikTok versi 35.9.4. Sementara itu, kami tidak menemukan fitur tautan khusus tersebut di TikTok versi web.
Terkini Lainnya
- Kenapa Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul? Begini Penyebabnya
- Cara Buat Stories WhatsApp Pakai Lagu dan Tanpa Aplikasi
- Perbedaan WhatsApp Web dan WhatsApp Desktop yang Perlu Diketahui
- Pengiriman Ponsel Lipat 2024 Naik Tipis, 2025 Diprediksi Menurun
- Apple Rilis iOS 18.4, Bawa Segudang Fitur Baru
- 3 Alasan Kita Sering Menonton IG Stories Sendiri Berulang-ulang
- HP Vivo Y300 Pro Plus dan Y300t Meluncur, Bawa Baterai Jumbo
- AI Gemini 2.5 Pro Kini Gratis, Bisa Dipakai Tanpa Langganan
- Keyboard Unik di Dunia Punya 1.020 Tombol, Tidak Pakai Simbol Huruf
- Cara Mematikan Status Online Instagram dengan Mudah dan Praktis
- 5 Game Seru untuk "Mabar" dengan Keluarga dan Saudara saat Lebaran
- 10 Manfaat Internet di Bidang Pendidikan yang Perlu Diketahui
- 3 Cara Beli Tiket Wisata Online Tanpa Antre Saat Lebaran
- MediaTek Genio 720 dan 520 Meluncur, Chip untuk Perangkat IoT dengan AI Generatif
- Perjalanan Bisnis Apple, Pernah Hampir Bangkrut dan Diselamatkan Microsoft
- Trafik Data Gabungan Telkomsel dan Indihome Naik Hampir 2 Kali Lipat
- AMD Siapkan Kartu Grafis Radeon RX 7000 Versi Murah?
- Dell PHK 12.000 Karyawan, Ingin Fokus Layanan AI Modern
- Sony Pamer Sensor Baru, Diklaim Tingkatkan Kualitas Kamera HP
- Smartphone Baru di Indonesia Tembus 9 Juta Unit, Riset Canalys Kuartal II-2024