Orang Terkaya Dunia Elon Musk Tak Hanya Jadi Bos Tesla dan SpaceX, Ini Bisnis Lainnya

- Nama Elon Musk sudah tenar di industri teknologi. Elon Musk juga dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia, bersanding dengan miliarder lainnya termasuk pendiri Microsoft, Bill Gates hingga Chairman dan CEO LVMH, Bernard Arnault.
Mengacu data Forbes, kekayaan Elon Musk saat artikel ini ditulis yaitu sebesar 200,4 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 3.217 triliun.
Kekayaan Musk itu diperoleh dari sejumlah perusahaan yang ia kelola, mulai dari Tesla, SpaceX, hingga X atau dulu dikenal sebagai Twitter.
Terlepas dari pundi-pundi kekayaannya, Elon Musk adalah orang yang begitu sibuk, bahkan sebelum dia membeli X. Saking banyaknya perusahaan yang diurus Elon Musk, miliarder ini pernah berkata bahwa dirinya bekerja 80-100 jam dalam seminggu.
"Hari-hari saya sangat panjang dan rumit, seperti yang Anda bayangkan, mengatur waktu sangatlah sulit," kata Elon Musk dalam sebuah acara pada Mei 2018. Terkadang ia juga membagi waktu dengan mengurus satu perusahaan dalam sehari.
Baca juga: Mengenal Internet Starlink Milik Elon Musk yang Sudah Hadir di Indonesia, Berapa Harganya?
Selain perusahaan yang sudah disebutkan di atas, masih ada lagi beberapa perusahaan yang dikelola oleh Elon Musk. Berikut rinciannya.
Tesla
Tesla adalah perusahaan kendaraan listrik yang lekat dengan Elon Musk. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2003 dan memiliki sekitar 12.800 karyawan pada tahun 2023.
Selain memproduksi mobil listrik, Tesla juga membuat paket software yang bisa menambah berbagai fitur kemudi untuk mobil.
Seiring waktu, Tesla memperluas bisnisnya termasuk asuransi mobil, baterai kendaraan listrik, hingga panel surys, setelah mengakuisisi SolarCity, bikinan sepupu Musk pada tahun 2016.
Di Tesla, Elon Musk berperan sebagai CEO sekaligus pemegang saham terbesar dengan persentase sekitar 13 persen lebih. Sumber kekayaan Musk juga sebagian besar berasal dari sahamnya di perusahaan otomotif ini, dilansir dari BBC.
SpaceX
SpaceX adalah perusahaan yang didirikan Elon Musk untuk memenuhi ambisinya menjelajahi luar angkasa, khususnya planet Mars. Perusahaan transportasi antariksa ini dibangun pada tahun 2002 dan memiliki sekitar 13.000 karyawan per tahun 2023.
Di SpaceX, Elon Musk berperan sebagai CEO, Chief Technology Officer hingga Kepala Desain. Jadi, Musk terlibat dalam setiap aspek desain dan rekayasa roket serta satelit SpaceX.

Selebihnya, operasional SpaceX dikelola oleh Gwynne Shotwell sebagai Chief Operating Officer.
Terkini Lainnya
- Menyibak Sisi Gelap Media Sosial Bagi Remaja lewat Serial "Adolescence"
- Cara Memunculkan Notifikasi WhatsApp Web di Laptop dengan Mudah
- Samsung Rilis Perangkat Elektronik Rumah Tangga Bespoke 2025 dengan Visi AI Home
- Cara Membuat Nomor Halaman Romawi dan Angka di Microsoft Word dengan Mudah
- 2 Cara Menghentikan SMS Spam Iklan Pinjol di iPhone dengan Mudah dan Cepat
- Begini Desain Pesawat Masa Depan Menurut Airbus
- Ini Daftar iPhone yang Tidak Kebagian Update iOS 19
- Microsoft Rilis Copilot Search, Mesin Pencari Berbasis AI
- Jam iPhone Selalu Tunjukkan 09.41 di Poster Iklan, Ini Fakta Menarik di Baliknya
- Microsoft Dikabarkan Tunda Proyek Data Center, Begini Nasib Cloud Region di Indonesia
- Sering Disalahartikan, 14 Emoji Ini Ternyata Punya Arti Berbeda
- 5 Perusahaan AS yang Minat Beli TikTok Jelang Deadline Pemblokiran 5 April
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun
- Bukan "Blue Screen" Lagi, Microsoft Ubah Tampilan Error di PC
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- Jadwal Maintenance "Honkai Star Rail" Versi 2.2, Siap-siap Ada Karakter Baru
- Foto Deepfake Rihanna dan Katy Perry Hadiri Met Gala 2024 Viral di X Twitter
- YouTube Uji Coba Tool AI untuk Cari Ide Konten
- Bos TikTok Tampil Glamor di Met Gala 2024, Jadi "Tuan Rumah Kehormatan" di Tengah Ancaman Pemblokiran
- Pindah Venue, Playoff Mobile Legends MPL S13 Digelar di Jakarta International Velodrome