Gerah, Meta Tuntut Situs Palsu Facebook, WhatsApp, dan Instagram

- Meta mengajukan gugatan federal kepada para pelaku serangan phising yang merajalela di platform Facebook, WhatsApp, dan Instagram.
Perusahaan induk yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg tersebut nampaknya sudah gerah untuk memberantas lebih dari 39.000 situs palsu yang sudah menipu penggunanya.
Direktur Penegakan dan Litigasi Platform, Jessica Romero menjelaskan bahwa para pelaku serangan phising ini menciptakan situs palsu yang menyerupai Facebook, Messenger, Instagram, dan WhatsApp.
Baca juga: Cara Mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah Facebook agar Tidak Kena Phising Tag Link Porno
Situs tersebut dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat seolah-olah seperti situs aslinya. Pelaku kemudian akan membujuk korban untuk memasukkan informasi pribadi pengguna seperti alamat e-mail dan kata sandi akun.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku diketahui mengandalkan sebuah layanan relay bernama "Ngrok" untuk mengarahkan pengguna ke situs web palsu buatan mereka.
"Ini memungkinkan pelaku untuk menyembunyikan lokasi sebenarnya dari situs phishing, termasuk identitas penyedia hosting online mereka dan terdakwa," ungkap Romero dalam sebuah keterangan tertulis.
Romero mengaku bahwa kasus serangan phishing kian bertambah. Hingga pada Maret lalu, Meta akhirnya mengambil tindakan tegas dengan bekerja sama dengan layanan relay terkait, untuk menangguhkan ribuan situs yang mengarahkan pengguna ke i.
Kampanye anti-phishing
Dalam rangka mengedukasi penggunanya terhadap serangan phishing, WhatsApp mengadakan kampanye anti-phishing bertajuk Stop.Think.Call.
Melalui kampanye tersebut, WhatsApp turut menggandeng komedian Joel Dommett dan lembaga Friends Against Scams untuk menghimbau penduduk di Inggris dan Wales dalam menangani serangan phishing.
Baca juga: Kenali Modus Phising Mention dan Tag di Facebook Berikut Cara Menghindarinya
Digelarnya kampanye Stop.Think.Call rupanya didasari dari banyaknya kasus phishing yang terjadi di Inggris.
Sebanyak 46 persen warga Inggris mengaku telah menerima penipuan berbasis pesan singkat (SMS) sementara 13 persen lainnya pernah menerima bentuk penipuan serupa di WhatsApp.
Penipuan jenis ini umumnya mengatasnamakan orang terdekat, seperti orang tua, kerabat, serta teman dekat.
Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Mashable, Jumat (31/12/2021), penipuan berbasis pesan rentan terjadi kepada orangtua.
Para pelaku umumnya mengaku sebagai anggota keluarga terdekat yang sedang membutuhkan bantuan sejumlah uang.
Manajer Kebijakan di WhatsApp, Kathryn Harnett mengimbau kepada pengguna WhatsApp untuk menjaga keamanan akun, bahkan kepada orang terdekat.
Baca juga: Cara Mengamankan Akun WhatsApp Agar Tidak Mudah Diretas
"Kami menyarankan seluruh pengguna untuk tidak pernah membagikan kode PIN enam digit mereka dengan orang lain, bahkan teman atau keluarga, dan menyarankan agar semua pengguna menyiapkan verifikasi dua langkah untuk keamanan tambahan," ungkap Harnett.
Harnett juga meminta pengguna untuk tidak langsung percaya pada pesan yang mengatasnamakan keluarga, kerabat, atau teman.
"Jika Anda menerima pesan yang mencurigakan, menelepon atau meminta voice note (dari kerabat tersebut) adalah cara tercepat dan termudah untuk memeriksa keaslian identitas mereka," pungkas Harnett.
Terkini Lainnya
- YouTube Shorts Tambah Fitur Editing Video untuk Saingi TikTok
- Apakah Dark Mode Bisa Menghemat Baterai HP? Begini Penjelasannya
- 3 Cara Upload File ke Google Drive dengan Mudah dan Praktis
- 7 Tips Hemat Penyimpanan Akun Google Gratis Tanpa Langganan
- 2 Cara Melihat Password WiFi di HP dengan Mudah dan Praktis
- 10 Cara Mengatasi WhatsApp Web Tidak Bisa Dibuka dengan Mudah, Jangan Panik
- Trump Beri TikTok 75 Hari Lagi, Cari Jodoh atau Blokir?
- iPad Dulu Dicaci, Kini Mendominasi
- AI Google Tertipu oleh April Mop, Tak Bisa Bedakan Artikel Serius dan Guyonan
- iOS 19 Rilis Juni, Ini 26 iPhone yang Kebagian dan 3 iPhone Tidak Dapat Update
- Intel dan TSMC Sepakat Bikin Perusahaan Chip Gabungan di AS
- 10 Bocoran Fitur iPhone 17 Pro, Modul Kamera Belakang Berubah Drastis?
- Cara Melihat Password WiFi di iPhone dengan Mudah dan Cepat
- Kenapa Tiba-tiba Ada SMS Kode Verifikasi di HP? Begini Penyebabnya
- Ketik Kata Ini di Google dan Fakta Menarik yang Jarang Diketahui Bakal Muncul
- Umur Sistem Operasi BlackBerry Tinggal Menghitung Hari
- Ini Daftar Game PS Terbaik 2021 Versi Sony PlayStation Blog
- TikTok Jadi Aplikasi yang Paling Banyak Diunduh Tahun 2021, Ungguli Facebook dkk
- TikTok Jadi Aplikasi yang Paling Banyak Di-download Saat Natal 2021
- Daftar Game Paling Banyak Dimainkan Tahun 2021 di Steam