Kapan Galaxy Z Fold 3 dan Z Flip 3 Bisa Pakai 5G di Indonesia, Samsung?

- Samsung baru saja merilis dua ponsel lipat Galaxy Z Fold 3 5G dan Galaxy Z Flip 3 5G pada Rabu (11/8/2021) malam waktu Indonesia. Dengan adanya embel-embel 5G, dua ponsel ini mendukung konektivitas jaringan generasi kelima itu.
Dua ponsel lipat ini juga dijanjikan akan mendapatkan sinyal 5G di Indonesia, kapan tepatnya?
Product Marketing Manager Samsung Mobile Verry Octavianus mengungkapkan, saat ini pihaknya masih dalam tahap kerja sama dengan operator seluler, agar duo ponsel lipat ini bisa menikmati sinyal 5G di Indonesia.
"Diharapkan akhir tahun atau kuartal ketiga 2021. Begitu sudah resmi dan trial-nya sudah maksimal, nanti kita akan umumkan sinyal 5G tersebut," kata Verry.
Baca juga: Samsung Umumkan Galaxy Z Fold 3, Tahan Air dan Mendukung Stylus S-Pen
Ia menambahkan, pengguna juga nantinya tak perlu khawatir untuk melakukan buka kunci (unlock) agar bisa menikmati sinyal 5G di Tanah Air melalui Galaxy Z Fold 3 dan Galaxy Z Flip 3.
"Nanti akan ada software update," kata Verry.
Meski sudah menjanjikan akan dapat sinyal 5G, Verry tidak mengungkapkan pita frekuensi berapa saja yang didukung kedua ponsel 5G ini di Indonesia.
Halaman resmi Samsung pun tidak menampilkan informasi tersebut. Perlu diketahui, untuk bisa menikmati layanan 5G di Indonesia, ponsel setidaknya harus sudah mendukung band n3 (1.800 MHz) dan n40 (2,3 GHz).
Ini mengingat, di Indonesia, baru ada dua operator seluler yang menyediakan layanan 5G, yaitu Telkomsel dan Indosat Ooredoo.
Baca juga: Samsung Galaxy Z Flip 3 Resmi, Layar Mini Lebih Lebar dan Tahan Air
Layanan 5G dari Telkomsel digelar menggunakan pita frekuensi 2,3 GHz atau band n40. Sementara layanan 5G Indosat digelar di pita frekuensi 1.800 MHz atau n3.
Yang jelas, kata Verry, ponsel flagship Galaxy Z Fold3 dan Galaxy Z Flip3 sudah diotaki dengan chipset Snapdragon 888 (5nm) yang mendukung konektivitas 5G. Pengaktifan sinyal 5G pada dua ponsel itu hanya tinggal menunggu waktu saja.
"Untuk waktunya kapan, akan ada infonya lebih lanjut," tambah Taufiq Furqan selaku Product Marketing Manager Samsung Mobile, dalam acara yang sama.
Terkini Lainnya
- Ini Daftar iPhone yang Tidak Kebagian Update iOS 19
- Microsoft Rilis Copilot Search, Mesin Pencari Berbasis AI
- Jam iPhone Selalu Tunjukkan 09.41 di Poster Iklan, Ini Fakta Menarik di Baliknya
- Microsoft Dikabarkan Tunda Proyek Data Center, Begini Nasib Cloud Region di Indonesia
- Sering Disalahartikan, 14 Emoji Ini Ternyata Punya Arti Berbeda
- 5 Perusahaan AS yang Minat Beli TikTok Jelang Deadline Pemblokiran 5 April
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun
- Bukan "Blue Screen" Lagi, Microsoft Ubah Tampilan Error di PC
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- Profil Marina Budiman, Wanita Terkaya di Indonesia
- Motorola Edge 60 Fushion Meluncur dengan Layar Curved
- Perbedaan Status “Memanggil” dan “Berdering“ di WhatsApp saat Telepon
- Cara Mengatasi Play Store Tidak Bisa Download Aplikasi, Mudah dan Praktis
- Saham Perusahaan-perusahaan Teknologi Rontok akibat Tarif Trump
- Sejarah E-sports di Dunia, Turnamen dan Game Pertama hingga Masuk Cabang Olahraga
- Dapat Sertifikat ULO, XL Axiata Siap Gelar 5G
- 6 Keunggulan Samsung Galaxy Z Fold 3 Dibanding Pendahulunya
- Memori Internal HP Penuh? Atasi dengan 6 Cara Ini
- Cerita Foto Kerupuk Rambak di Akun Instagram Apple, Jepretan Fotografer Semarang
- Cara Scan Barcode di Aplikasi PeduliLindungi Sebelum Masuk Mal