Apple Rilis iOS 18.3.1, Khusus Tambal Lubang Berbahaya

- Apple merilis sistem operasi (OS) iOS 18.3.1 dan iPadOS 18.3.1 untuk perangkat iPhone dan iPad. OS terbaru ini membawa perbaikan celah keamanan berbahaya.
Menurut pengumuman di halaman Apple.com, ada celah keamanan dengan nomor CVE-2025-24200 yang dapat membuka perangkat menggunakan serangan fisik untuk menonaktifkan USB Restriction Mode.
“Apple menyadari laporan bahwa masalah ini mungkin telah dieksploitasi dalam serangan yang sangat canggih terhadap individu yang ditargetkan secara spesifik,” ungkap Apple dalam situs resminya, sebagaimana dikutip KompasTekno, Rabu (12/1/2025).
Menurut Apple, celah keamanan ini memungkinkan penyerang atau pelaku kejahatan untuk mendapatkan akses yang tidak sah ke dokumen pribadi, telepon, dan file penting lainnya di dalam iPhone dan iPad.
Baca juga: Pengguna iPhone 7 Bisa Dapat Kompensasi dari Apple, Syaratnya?
Pengguna iPhone dan iPad diminta untuk mengunduh sistem operasi terbaru ini dengan segera. OS ini tersedia untuk perangkat yang mendukung iOS 18.
Namun, perlu dicatat juga sistem operasi anyar ini tidak membawa fitur baru. iOS 18.3.1 dan iPadOS 18.3.1 hanya hadir untuk menambal celah keamanan berbahaya.
Cara update iOS dan iPadOS
- Kunjungi menu Settings
- Pilih General
- Klik Software Update
Tunggu beberapa saat, nantinya akan muncul versi software update terbaru yang bisa diunduh. Klik install now, biarkan perangkat Anda melakukan restart secara manual.
Baca juga: iOS 18.3 Meluncur, Apple Intelligence Otomatis Aktif
Daftar oPhone yang kebagian mencakup iPhone XS hingga versi paling baru, iPhone Pro 13 inci, iPad Pro 12,9 inci generasi ke-3 dan lebih baru, iPad Pro 11 inci generasi 1 dan versi lebih baru, iPad Air generasi ke-3 dan versi lebih baru, iPad generasi ke-7 dan versi lebih baru, dan iPad mini generasi ke-5 dan versi lebih baru.
Dirangkum KompasTekno dari Mac Rumors, Rabu (12/2/2025), peluncuran iOS 18.3.1 juga akan diikuti dengan pembaruan iOS 18.4 dalam waktu beberapa bulan mendatang.
iOS 18.4 konon akan dirilis sekitar April 2025. Versi beta pertamanya bakal dirilis sesegera mungkin di minggu ini.
Sedikit informasi, versi beta umumnya versi yang masih dalam tahap pengembangan dan sifatnya belum stabil. Umumnya, Apple hanya membuka slot versi beta untuk para pengembang atau pengguna terpilihnya saja, tidak tersedia secara umum.
Fitur-fitur yang tersedia sejatinya diuji coba, dikembangkan, ditinjau, dan diberi masukan terlebih dahulu, hingga sifatnya stabil dan siap untuk digelontorkan secara publik. Jadi, nantikan saja OS terbaru dengan rajin melakukan update sistem operasi di iPhone dan iPad Anda.
Terkini Lainnya
- Begini Desain Pesawat Masa Depan Menurut Airbus
- Ini Daftar iPhone yang Tidak Kebagian Update iOS 19
- Microsoft Rilis Copilot Search, Mesin Pencari Berbasis AI
- Jam iPhone Selalu Tunjukkan 09.41 di Poster Iklan, Ini Fakta Menarik di Baliknya
- Microsoft Dikabarkan Tunda Proyek Data Center, Begini Nasib Cloud Region di Indonesia
- Sering Disalahartikan, 14 Emoji Ini Ternyata Punya Arti Berbeda
- 5 Perusahaan AS yang Minat Beli TikTok Jelang Deadline Pemblokiran 5 April
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun
- Bukan "Blue Screen" Lagi, Microsoft Ubah Tampilan Error di PC
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- Profil Marina Budiman, Wanita Terkaya di Indonesia
- Motorola Edge 60 Fushion Meluncur dengan Layar Curved
- Perbedaan Status “Memanggil” dan “Berdering“ di WhatsApp saat Telepon
- Cara Mengatasi Play Store Tidak Bisa Download Aplikasi, Mudah dan Praktis
- Saham Perusahaan-perusahaan Teknologi Rontok akibat Tarif Trump
- Vendor HP Honor Siap Comeback ke Indonesia, Ini Tanggalnya
- Elon Musk Mau Beli Induk ChatGPT, Bosnya Menolak dan Tawar Balik X Twitter
- Google Dukung Komdigi Batasi Usia Anak Main Medsos
- Google Maps Resmi Ubah Nama Teluk Meksiko Jadi Teluk Amerika, Ikuti Perintah Trump
- Tabel Spesifikasi dan Harga Infinix Smart 9 HD di Indonesia, mulai Rp 1 Jutaan