Snapdragon 8s Gen 3 Bawa Tiga Fitur AI Qualcomm Ini ke Ponsel

- Qualcomm baru saja memperkenalkan sebuah system-on-chip high-end bernama Snapdragon 8s Gen 3. Posisinya berada persis di bawah chip Snapdraggon 8 Gen 3 (non-S).
Kedua SoC sama-sama diproduksi dengan proses fabrikasi 4 nm dan memiliki rangkaian fitur yang mirip, termasuk juga dalam hal kemampuan mengolah AI secara lokal di perangkat alias on-device.
Snapdragon 8s Gen 3 mendukung multimodal generative AI secara on-device dan bisa menjalankan large language model (LLM) hingga 10 miliar parameter, termasuk Llama 2 serta Gemini Nano.
Baca juga: Qualcomm Rilis Snapdragon 8s Gen 3, Chipset AI Generatif On-Device untuk HP Flagship Murah
Dengan demikian, Snapdragon 8s Gen 3 bakal membawa fitur-fitur AI terkini dari Qualcomm ke ponsel non-flagship. Berikut tiga di antaranya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari ZD Net, Rabu (20/3/2024).
1. Asisten virtual yang punya wajah
Pengguna smartphone pasti sudah akrab dengan program asisten virtual macam Siri dan Alexa. Selama ini para asisten virtual hanya berupa suara saja. Namun, dengan Snapdragon 8s Gen 3, nantinya mereka juga akan memiliki wajah sehingga terasa lebih intuitif.
Hal tersebut turut didukung oleh Qualcomm Sensing Hub yang mengumpulkan data pengguna dengan aman, termasuk kegiatan favorit, lokasi kesukaan, dan lain-lain, agar saran dari sang asisten virtual bisa lebih nyambung dengan preferensi pengguna.
2. Bisa bikin gambar dalam sepersekian detik
Berbekal dukungan hingga 10 miliar parameter dan kompatibilitas terhadap 30 jenis LLM serta vision model, Snapdragon 8s Gen 3 sanggup membuat gambar dengan generative AI dalam waktu sangat singkat, hanya hitungan milidetik atau sepersekian detik.
Sebagai perbandingan, image generator standar biasanya butuh sekitar 10 detik untuk membikin gambar.
Baca juga: Chip Modem Qualcomm Snapdragon X80 5G Resmi dengan Fitur Komunikasi Satelit
Qualcomm turut mengklaim bahwa chip ini bisa menjalankan LLM dengan cepat, mencapai 20 token per detik sehingga menjadi salah satu yang terkencang di industri smartphone.
3. Mampu memperlebar foto
Fitur yang satu ini mirip dengan Generative Fill di Adobe Photoshop. Dengan Photo Expansion, Snapdragon 8s Gen 3 bisa memperbesar foto dengan cara melebarkannya hingga melampaui bagian pinggir (expand). Foto seperti pemandangan pun jadi lebih luas.
Bagian foto yang di-expand tadi merupakan hasil tambahan dengan generative AI, serta dibuat agar blend-in dan mirip aslinya. Semua bisa dilakukan secara on-device, langsung di perangkat pengguna.
Spesifikasi Snapdragon 8s Gen 3
Snapdragon 8s gen 3 memiliki satu inti CPU Prime Cortex-X4 berkecepatan 3,0 GHz, empat inti CPU Cortex-A720 2,8 GHz, dan tiga inti CPU Cortex-A520 2 GHz, berikut GPU Adreno dengan hardware ray-tracing.
SoC ini mendukung RAM LPDDR5x 4200 hingga 24 GB (dibanding RAM LPDDR5x 4800 hingga 24 GB di Snapdragon 8 Gen 3), media penyimpanan UFS 4.0, dan USB 3.1 Gen 2.
Baca juga: Bocoran Benchmark Exynos 2400 dan Snapdragon 8 Gen 3 di Samsung Galaxy S24
Jenis modem yang digunakan berbeda dari “kakaknya”, yakni X70 yang sebelumnya dipakai di Snapdragon 8 Gen 2, bukan X75 seperti kepunyaan Snapdragon 8 Gen 3. Namun, modem X70 di Snapdragon 8S Gen 3 sudah mendukung Wi-Fi 7 serta 5G NR Sub-6 dan mmWave.
Sejumlah vendor smartphone sudah menyatakan bakal memakai Snapdragon 8S Gen 3 di produknya, termasuk Honor, iQoo, Realme, hingga Xiaomi. Ponsel-ponsel pertama yang ditenagai Snapdragon 8S Gen 3 disebut akan mulai hadir dalam beberapa bulan ke depan.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Huawei Nova 12 Series Meluncur Global, Bawa Kamera 108 MP
- Tampilan WhatsApp Mendadak Berubah, Menu Chat Pindah ke Bawah, Bisakah Dikembalikan?
- Smartphone Realme Narzo 70 Pro 5G Meluncur, Bawa Fitur Air Gestures
- Review Oppo Reno 11 Pro, Ponsel Mumpuni untuk Segala Aktivitas Mobile
- Google Minta Maaf ke Pemerintah Malaysia, Ini Penyebabnya