Telkomsel-ZTE Uji Coba Teknologi 5G-A dan Layanan Jaringan Berbasis AI

BARCELONA, - Operator seluler Telkomsel menjalin kerja sama dengan penyedia teknologi seluler asal China, ZTE Corporation (ZTE) untuk menguji coba teknologi 5G Advanced (5G-A) dan layanan jaringan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Kolaborasi Telkomsel dan ZTE diumumkan lewat penandatanganan Strategic Partnership Agreement (SPA) antara kedua pihak, yang dilakukan di ajang Mobile World Congress (MWC) 2024 yang digelar di Fira Gran Via, Barcelona, Spanyol, Selasa (27/2/2024).
Melalui kolaborasi tersebut, Telkomsel dan ZTE akan mengkaji sejumlah solusi teknologi jaringan termutakhir yang dapat menghadirkan pengalaman jaringan telekomunikasi berkecepatan tinggi bagi konsumen di Indonesia.
Beberapa solusi tersebut meliputi Network Edge AI, 5G Advanced, dan Intelligent Home Network.
Baca juga: Telkomsel dan ZTE Kerja Sama Solusi 5G untuk Enterprise
Uji coba pemanfaatan jaringan Network Edge AI diharapkan dapat mendukung efisiensi energi dan sumber daya dengan memperhitungkan beban jaringan, sehingga akan meningkatkan pengalaman jaringan secara keseluruhan.
Kemudian untuk 5G-A, uji coba ini akan menghadirkan teknologi Reconfigurable Intelligent Surface (RIS) untuk mengoptimalkan jangkauan sinyal dan RedCap. Hal ini juga bisa dipakai sebagai solusi untuk menyederhanakan implementasi perangkat IoT dan 5G di industri yang dianggap cukup rumit.
Beralih ke uji coba solusi Intelligent Home Network, dalam hal ini, Telkomsel nantinya akan menggunakan Smart Cloud Platform (SCP) dari ZTE.
Perangkat tersebut akan dikombinasikan dan dikelola dengan AI, Mesh Access Point (AP), IP Camera (IPC), dan Perangkat Fiber-to-the-Room (FTTR) untuk meningkatkan pengalaman menikmati konten hiburan.
Adapun berbagai alat yang dipakai dalam uji coba Intelligent Home Network ini diharapkan dapat melengkapi kualitas pengalaman pelanggan Telkomsel dan memperkuat kapabilitas Wi-Fi di rumah.
Dorong transformasi

Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna mengatakan pengujian bersama ZTE ini dilakukan sebagai upaya untuk mengakselerasi transformasi digital, serta meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan melalui pemanfaatan teknologi terkini.
"Dengan sinergi kapabilitas teknologi jaringan Telkomsel dan ZTE untuk menghadirkan pengalaman internet berkecepatan tinggi yang lebih baik, stabil, dan andal, kami berharap dapat membuka lebih banyak peluang inovasi yang berdampak dan mendorong kemajuan secara inklusif dan berkelanjutan," kata Indra.
Baca juga: MWC 2024: Ookla Umumkan Telkomsel Operator Terbaik di Indonesia
Dalam kesempatan yang sama, Senior Vice President ZTE Corporation, Mei Zhonghua mengatakan kerja sama dengan Telkomsel dilakukan demi menghadirkan pengalaman konektivitas yang lebih cepat dan stabil, yang nantinya dapat digunakan dalam spektrum pengaplikasian yang lebih luas.
"Kepercayaan Telkomsel dalam menggunakan solusi teknologi ZTE selama bertahun-tahun menunjukkan standar kualitas layanan yang tinggi dan komitmen kami untuk selalu menjadi yang terdepan dalam inovasi teknologi, membuka jalan bagi konektivitas berkecepatan tinggi," jelas Zhonghua di kesempatan yang sama.
Baik Telkomsel dan ZTE tak menyebut kapan proses uji coba ini akan berlangsung, dan berapa lama kegiatan tersebut akan dilakukan.
Terkini Lainnya
- Menyibak Sisi Gelap Media Sosial Bagi Remaja lewat Serial "Adolescence"
- Cara Memunculkan Notifikasi WhatsApp Web di Laptop dengan Mudah
- Samsung Rilis Perangkat Elektronik Rumah Tangga Bespoke 2025 dengan Visi AI Home
- Cara Membuat Nomor Halaman Romawi dan Angka di Microsoft Word dengan Mudah
- 2 Cara Menghentikan SMS Spam Iklan Pinjol di iPhone dengan Mudah dan Cepat
- Begini Desain Pesawat Masa Depan Menurut Airbus
- Ini Daftar iPhone yang Tidak Kebagian Update iOS 19
- Microsoft Rilis Copilot Search, Mesin Pencari Berbasis AI
- Jam iPhone Selalu Tunjukkan 09.41 di Poster Iklan, Ini Fakta Menarik di Baliknya
- Microsoft Dikabarkan Tunda Proyek Data Center, Begini Nasib Cloud Region di Indonesia
- Sering Disalahartikan, 14 Emoji Ini Ternyata Punya Arti Berbeda
- 5 Perusahaan AS yang Minat Beli TikTok Jelang Deadline Pemblokiran 5 April
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun
- Bukan "Blue Screen" Lagi, Microsoft Ubah Tampilan Error di PC
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- RFID Jadi Solusi Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang Tepat Sasaran
- Nvidia Rilis RTX 500 dan RTX 1000, Kartu Grafis Bertenaga AI untuk Laptop Tipis
- Menjajal Kebolehan Chipset MediaTek Dimensity 9300, Bisa Bikin Video AI Real-time Tanpa Internet
- Melihat "Booth" ZTE di MWC Barcelona 2024, Luas dan Ada 4 Zona Teknologi
- MediaTek Bikin Mobil Lebih Pintar dan Penuh Hiburan