Lava Blaze 2 5G Meluncur, HP Android Tanpa "Bloatware"

- Vendor smartphone Lava meluncurkan ponsel terbarunya di pasar India pada Kamis (2/11/2023). Smartphone tersebut bernama Lava Blaze 2 5G dan hadir tanpa bloatware.
Bloatware sendiri adalah aplikasi bawaan yang biasanya mencakup software asli dari produsen ponsel. Bloatware terpasang secara default di dalam ponsel dan tidak dapat dihapus.
Aplikasi bloatware ini umumnya jarang digunakan pengguna. Tak hanya itu bloatware biasanya membuat memori ponsel cepat penuh.
Nah, Lava Blaze 2 5G dibekali sistem operasi Android 13 murni tanpa iklan dan aplikasi-aplikasi bloatware. Dengan begitu, penyimpanan (storage) ponsel ini akan lebih lega dan performanya lebih mulus karena aplikasi yang terpasang secara sistem tidak banyak.
Menyoal performa, Lava Blaze 2 5G ditenagai chipset Mediatek Dimensity 6020 yang dipadukan dengan dua opsi RAM 4 GB atau 6 GB, serta storage UFS 2.2 dengan opsi 64 GB atau 128 GB.
Baca juga: Aplikasi Bloatware di HP Xiaomi Bakal Makin Banyak?
Secara desain, Lava Blaze 2 5G dibekali layar IPS LCD berukuran 6,56 inci dengan resolusi HD Plus dan refersh rate 90 Hz. Layar yang memiliki tingkat kecerahan 450 nit ini dilengkapi dengan modul punch hole di tengah atasnya yang memuat kamera selfie 8 MP.
Beralih ke bagian belakang, ponsel ini hadir dengan modul kamera melingkar yang memuat dua kamera. Kedua kamera ini masing-masing memiliki resolusi 50 MP dan VGA.
Modul ini juga dilengkapi dengan lampu Ring Light yang bisa menyala warna-warni, serta LED flash untuk membantu pengguna memotret di kondisi minim cahaya.
Fitur pendukung lainnya yang ada di Lava Blaze 2 5G mencakup baterai dengan kapasitas jumbo 5.000 mAh yang mendukung pengisian cepat 18W via USB-C, pemindai sidik jari yang dibenamkan di tombol power, audio jack 3.5 mm, dan masih banyak lagi.
Baca juga: Kabar Baik untuk Industri PC dan Smartphone Dunia
Di pasar India, Lava Blaze 2 5G tersedia dalam varian warna Glass Lavender, Glass Black, dan Glass Blue, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GSMArena, Jumat (3/11/2023).
Harga smartphone ini dipatok di angka 10.000 rupee (sekitar Rp 1,9 juta) untuk varian 4 GB/64 GB dan 11.000 rupee (sekitar Rp 2,1 juta) untuk varian 6 GB/128 GB.
Belum diketahui apakah ponsel bikinan India ini akan dipasarkan di negara lain atau tidak.
Terkini Lainnya
- Menyibak Sisi Gelap Media Sosial Bagi Remaja lewat Serial "Adolescence"
- Cara Memunculkan Notifikasi WhatsApp Web di Laptop dengan Mudah
- Samsung Rilis Perangkat Elektronik Rumah Tangga Bespoke 2025 dengan Visi AI Home
- Cara Membuat Nomor Halaman Romawi dan Angka di Microsoft Word dengan Mudah
- 2 Cara Menghentikan SMS Spam Iklan Pinjol di iPhone dengan Mudah dan Cepat
- Begini Desain Pesawat Masa Depan Menurut Airbus
- Ini Daftar iPhone yang Tidak Kebagian Update iOS 19
- Microsoft Rilis Copilot Search, Mesin Pencari Berbasis AI
- Jam iPhone Selalu Tunjukkan 09.41 di Poster Iklan, Ini Fakta Menarik di Baliknya
- Microsoft Dikabarkan Tunda Proyek Data Center, Begini Nasib Cloud Region di Indonesia
- Sering Disalahartikan, 14 Emoji Ini Ternyata Punya Arti Berbeda
- 5 Perusahaan AS yang Minat Beli TikTok Jelang Deadline Pemblokiran 5 April
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun
- Bukan "Blue Screen" Lagi, Microsoft Ubah Tampilan Error di PC
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- Pria Ini Kaget Dikirimi Apple 60 iPhone 15 Pro Max Senilai Rp 1,5 Miliar
- Vendor HP Vivo Bikin OS Mobile BlueOS, Pertama Pakai Bahasa Pemrograman Rust
- Pelanggan Netflix yang Rajin Nonton Bisa Dapat Konten Bebas Iklan
- Inggris Bikin Superkomputer, Pakai 5.000 Chip AI Nvidia
- Tanda-tanda HP Xiaomi dengan Kamera 200 MP Segera Masuk Indonesia