Gara-gara Larangan AS, Harga Nvidia GeForce RTX 4090 Meroket di China

- Amerika Serikat pekan ini memperketat pembatasan ekspor produk-produk chip komputer berkinerja tinggi ke China lantaran khawatir dipakai mengembangkan kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) untuk keperluan militer.
Nvidia selaku pabrikan chip GPU yang sering dipakai untuk AI pun terdampak secara langsung. Selain GPU datacenter, Nvidia GeForce RTX 4090 yang sebenarnya merupakan GPU kelas konsumen untuk main game pun kena getahnya.
Dalam dokumen yang diajukan ke Securities and Exchange Commission (SEC) AS, Nvidia menyebutkan bahwa GeForce RTX 4090 termasuk dalam kategori produk yang dilarang ekspornya ke China lantaran memenuhi kriteria pelarangan dalam hal kinerja komputasi.
Baca juga: AS Perketat Larangan Penjualan Chip AI Nvidia ke China
Larangan ekspor baru AS akan berlaku efektif mulai 16 November 20223. Imbasnya, jauh sebelum tanggal tersebut, produk kartu grafis berbasis GeForce RTX 4090 dilaporkan mengalami kenaikan harga drastis di China,
Situs Videocards melaporkan bahwa banderol termurah untuk GeForce RTX 4090 di China kini mencapai 26.000 yuan atau sekitar Rp 56,3 juta. Padahal, saat pertama hadir pada Oktober tahun lalu, harganya 12.999 yuan (Rp 28,2 juta).
Sebagaimana dirangkum KompasTekno, Jumat (20/10/2023), beberapa pengguna komputer di China bahkan menyebutkan bahwa harga kartu grafis dengan GPU tersebut bisa mencapai 4 kali lipat banderol awalnya.
Itu pun kalau tersedia, karena sebagian toko di China ikut dilaporkan tak lagi menjual GeForce RTX 4090. Gamer di Negeri Tirai Bambu diperkirakan bakal beralih ke GeForce RTX 4080, GPU yang diposisikan di bawah RTX 4090 dan tak terimbas larangan AS.
Baca juga: Harga Kartu Grafis Nvidia GeForce RTX 4090 Dilaporkan Jadi Makin Mahal
GeForce RTX 4090 merupakan GPU kartu grafis teratas Nvidia di kelas konsumen yang ditujukan bagi gamer.
GPU ini rupanya sedemikian kencangnya sehingga memenuhi kriteria pembatasan ekspor AS yang melarang penjualan produk dengan bandwith memori melebihi 600 GB per detik dan kinerja komputasi di atas 4.800 TOPS.
China bukan satu-satunya negara yang terdampak karena pembatasan ekspor AS juga berlaku untuk sejumlah negara lain seperti Rusia, Arab Saudi, Kuba, Somalia, hingga Vietnam. Namun, China adalah salah satu pasar gaming terbesar Nvidia.
Ironisnya, kartu-kartu grafis GeForce RTX 4090 sendiri banyak diproduksi di China, sementara chip GPU-nya dibuat di Taiwan oleh TSMC. Karena itu, ada kemungkinan manufaktur produk-produk ini bakal dialihkan ke Taiwan.
Terkini Lainnya
- Perbedaan Status “Memanggil” dan “Berdering“ di WhatsApp saat Telepon
- Cara Mengatasi Play Store Tidak Bisa Download Aplikasi, Mudah dan Praktis
- Saham Perusahaan-perusahaan Teknologi Rontok akibat Tarif Trump
- Sejarah E-sports di Dunia, Turnamen dan Game Pertama hingga Masuk Cabang Olahraga
- Kisah di Balik Kesuksesan Jeff Bezos, Penjual Burger yang Jadi Pendiri Amazon
- Kamera iPhone Ngeblur Saat Ambil Foto? Begini Cara Mengatasinya
- Snapdragon 8s Gen 4 Resmi, Lebih Ngebut walau Pakai CPU Lama
- Cara Beli Tiket Bioskop Online buat Nonton Film Bareng Keluarga Saat Lebaran 2025
- Ponsel Lipat Masa Depan Samsung Bisa Ditekuk Dua Arah?
- Fitur Baru Instagram Reels, Video Bisa Dikebut seperti TikTok
- Tablet Samsung Galaxy Tab S10 FE dan Tab S10 FE Plus Resmi, Pakai Exynos 1580
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Konsol Nintendo Switch 2 Diumumkan, Meluncur 5 Juni, Ini Harganya
- Intel Menyerah dari Pasar GPU "High-End", Tumbang dari Nvidia dkk?
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Rahasia Game "Berat" di Galaxy Z Fold 5-Flip 5 Lancar Jaya, Chip Eksklusif Samsung
- Menilik 3 Kamera Belakang Oppo Find N3 yang Didukung Hasselblad
- Layar Oppo Find N3 Flip Minim Lipatan, Ini Rahasianya
- Oppo N3 Flip Punya 3 Kamera Belakang Berteknologi Hasselblad, Ini Kemampuannya
- AMD Perkenalkan Prosesor Ryzen Threadripper 7000, CPU 96 Core untuk Workstation