3 Cara Untuk Mengurangi Konsumsi Daya GPU AMD Radeon

JAKARTA, - AMD memperkenalkan duo GPU terbarunya, Radeon RX 7800 XT dan Radeon RX 7700 XT, dalam acara yang digelar di Jakarta, Rabu (27/9/2023).
Dua GPU yang duduk di papan tengah itu menawarkan kinerja kompetitif untuk kelas hargamya, yakni mulai Rp 7.990.000 untuk Radeon RX 7700 XT dan Rp 8.990.000 untuk Radeon RX 7800 XT (SRP).
Seperti juga produk-produk sejenisnya belakangan ini, konsumsi daya kedua GPU juga lumayan tinggi meskipun belum sebesar produk flagship. Radeon RX 7700 XT memiliki rating total board power (TBP) 245 watt, sementara RX 7800 XT 263 watt.
Namun, bukan berarti duo GPU tersebut akan terus-menerus mengonsumsi daya dalam jumlah tersebut karena tergantung load yang dibebankan oleh aplikasi seperti game.
Baca juga: AMD Pamer GPU Radeon RX 7700 XT dan RX 7800 XT, Bisa Mentok Kanan di 1440p
Di luar itu, Technical Manager AMD Indonesia Ridwan Fariz mengatakan bahwa pengguna bisa mengurangi konsumsi daya kartu grafisnya secara keseluruhan dengan memanfaatkan fitur yang tersedia di aplikasi pendamping GPU Radeon, yakni AMD Software: Adrenalin Edition.
Tiga cara mengurangi konsumsi daya GPU AMD Radeon
AMD memang menyertakan Adrenalin sebagai software yang bisa dipasang bersama dengan instalasi driver. Kelebihannya, pengguna bisa melakukan berbagai macam pengaturan langsung dari aplikasi ini, yang tampilannya juga dirancang agar mudah digunakan.
Pengaturan tingkat lanjut seperti frekuensi GPU dan VRAM, hingga voltase serta kecepatan fan bisa langsung diakses di Adrenalin tanpa butuh aplikasi pihak ketiga seperti Afterburner.

"Adrenalin menyediakan pengaturan driver level, fitur-fitur, update, hingga tuning, termasuk soal konsumsi daya. Semuanya bisa diatur di sini," ujar Ridwan dalam acara perkenalan Radeon RX 7800 XT dan RX 7700 XT.
Selengkapnya, berikut ini cara-cara yang bisa digunakan untuk mengurangi konsumsi daya GPU AMD Radeon dengan software Adrenalin.
1. Aktifkan fitur Radeon Chill
Pertama-tama, buka Adrenalin dengan cara klik kanan area desktop yang kosong, kemudian pilih "AMD Software: Adrenalin Edition" dari context menu yang terbuka.
Di jendela aplikasi Adrenalin, klik tab "Gaming", kamudian "Graphics" di rangkaian tab baru yang muncul persis di bawahnya. Di sini Anda bisa memilih sejumlah preset berisi fitur-fitur grafis yang akan diaktifkan apabila preset tersebut diaktifkan.
Baca juga: AMD Ryzen Pro 7040 Meluncur di Indonesia, Prosesor Laptop dengan AI
Salah satu fitur yang tersedia adalah "Radeon Chill" yang bisa diaktifkan lewat toggle di sisi kanan. Anda kemudian bisa menentukan angka minimum dan maksimum dari tingkat frame per detik (fps) dalam game.

Menurut penjelasan AMD di situsnya, Radeon Chill akan secara otomatis menaik-turunkan frame rate berdasarkan gerakan (motion) pada game. Saat sedang minim atau tidak ada gerakan, frame rate diturunkan ke angka minimal untuk menghemat daya.
Sementara, saat ada banyak gerakan, frame rate akan dinaikkan hingga batas maksimal yang ditentukan pengguna. Dengan demikian, Radeon Chill sekaligus berfungsi sebagai pembatas frame rate.
Radeon Chill pun bisa menghemat daya apabila pengguna mematok frame rate maksimum sesuai dengan refresh rate monitor, misalnya 75 fps untuk 75 Hz. "Jadi, GPU tidak me-render frame di atas angka refresh rate sehingga pemakaian daya jadi lebih irit," jelas Ridwan.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- 4 Cara Mengatasi HP Android yang Cepat Panas karena Suhu Cuaca
- Headset VR Meta Quest 3 Resmi, Berbasis Mixed Reality Mirip Apple Vision Pro
- Spesifikasi Minimum PC untuk Main "Counter-Strike 2"
- Game Sepak Bola "EA Sports FC 24" Meluncur, Ini Harganya di Indonesia
- Qualcomm Perkenalkan Snapdragon XR2 Gen 2 dan AR1 Gen 1 untuk Headset VR serta Kacamata Pintar