Google Rilis Fitur "Help Me Write" di Gmail, Tulis E-mail Bisa Suruh AI

- Google mulai menggulirkan fitur "Help Me Write" untuk Gmail di Android dan iOS. Seperti namanya, fitur ini bisa membantu pengguna menuliskan e-mail, dengan memanfaatkan kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI).
Fitur itu awalnya diumumkan perusahaan di ajang konferensi pengembang tahunan atau disebut Google I/O pada akhir Mei lalu.
Sekarang, fitur "Help Me Write" tersedia untuk pengguna yang tergabung dalam program Workspace Lab. Program ini semacam wadah uji coba bagi pengguna yang ingin menjajal lebih dulu fitur-fitur baru Google Workspace, sebelum akhirnya dirilis secara luas ke publik.
Nah, bila Anda termasuk pengguna yang ikut Workspace Lab, Anda akan menemukan tombol "Help Me Write" di pojok kanan bawah kolom e-mail di Gmail. Tombolnya memiliki ikon pensil dengan kelir hijau.
Baca juga: 3 Cara Menjaga Keamanan Akun Gmail agar Tidak Mudah Ditembus Peretas
Dengan mengeklik tombol tersebut, pengguna akan mendapatkan kolom untuk memasukkan perintah berupa teks. Kemudian, tekan menu "Create" untuk mengonfirmasi perintah.

Selanjutnya, teks akan dimasukkan ke kolom utama e-mail agar bisa ditinjau terlebih dahulu, apakah sesuai perintah atau tidak.
Bila dirasa kurang cocok, pengguna bisa merevisi teks e-mail dengan aneka menu "Help Me Write" yang tersedia. Misalnya, meminta Gmail untuk mengubah kalimat e-mail menjadi lebih formal atau meringkasnya.

Proses revisinya juga akan terlihat langsung oleh pengguna setelah menekan tombol "Replace" (ganti) dalam waktu beberapa detik.
Baca juga: Google Bersih-bersih, Gmail yang Tidak Aktif Bakal Dimatikan dan Dihapus Datanya
Selain fitur "Help Me Write", Google juga mengumumkan fitur berbasis AI lainnya di Google I/O. Salah satunya yaitu fitur "Magic Editor" untuk Google Photos.
Fitur "Magic Editor" berfungsi untuk menghapus obyek tertentu dari sebuah foto. Tak hanya mampu menghapus obyek, "Magic Editor" juga bisa dipakai untuk membuat obyek tertentu menjadi lebih cerah atau bahkan memindahkan satu obyek ke posisi lain.
Sayangnya, fitur ini baru akan hadir di ponsel Pixel tertentu saja pada akhir tahun ini. Belum diketahui apakah Magic Editor juga akan rilis untuk ponsel Android lainnya atau tidak.
Fitur berbasis AI lainnya yang diumumkan di Google I/O yaitu kemampuan Google Search untuk memahami pertanyaan yang lebih panjang.
Selain itu, Google Search juga akan mampu memberikan cuplikan informasi penting yang mudah dibaca sehingga pengguna tidak perlu berlama-lama menggulir hasil pencarian terus-menerus demi mendapat jawaban yang tepat.
Fitur berbasis AI ini masih dalam tahap eksperimen. Namun, pengguna yang tertarik mencobanya bisa mendaftar melalui Search Lab yang ada di aplikasi Google Search.
Terkini Lainnya
- Makin Kuat, Layar HP Gorilla Glass Kini Tahan Aspal
- Unik, Smartphone Ini Didesain Khusus untuk Hewan Peliharaan
- 11 HP Baru Harga Rp 1 Juta - Rp 3 Jutaan untuk Lebaran 2025
- SurpriseDeal Telkomsel hingga 3 April, Kuota Internet 80 GB Cuma RP 100.000
- Bocoran Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra, Bawa Fitur Lama dan Telefoto Lebih Panjang
- 70 Link Download Twibbon Idul Fitri 1446 H Keren untuk Dibagikan ke Medsos
- 150 Ucapan Idul Fitri 2025 dan Gambar Selamat Lebaran 1446 H buat Dikirim ke Medsos
- 150 Twibbon Idul Fitri 2025 dan Poster Selamat Lebaran 1446 H, Simpel dan Keren
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- 5 Game Seru untuk "Mabar" dengan Keluarga dan Saudara saat Lebaran
- 50 Link Download Poster Idul Fitri 2025 Keren untuk Merayakan Lebaran
- ZTE Nubia Neo 3 5G dan Neo 3 GT 5G Resmi Masuk Asia Tenggara, Ini Harganya
- Fitur Baru Google Maps dan Search Bantu Rencanakan Liburan
- Apple Watch Berikutnya Bakal Punya Kamera AI?
- Link dan Cara Cek Curah Hujan Selama Mudik Lebaran 2025
- [POPULER TEKNO] - Realme C53 NFC Resmi di Indonesia | Bos Perusahaan ChatGPT Butuh Bantuan Indonesia, Untuk Apa?
- Daftar Laptop Intel Core Gen 13 "Raptor Lake" di Indonesia
- Intel Permudah Transfer File dari iPhone ke PC Windows dengan Unison
- Realme C53 NFC: Harga dan Spesifikasi di Indonesia
- Intel Pamer Kecepatan Prosesor Raptor Lake Tembus 6 GHz