Makna Nama Google I/O, Acara Kumpul Tahunan Google dengan Developer

- Google I/O rutin digelar setiap tahun. Dalam acara ini, para pengembang alias developer berkumpul bersama menyaksikan hal-hal baru yang diumumkan oleh Google.
Google I/O merupakan acara tahunan yang sudah rutin digelar selama 15 tahun terakhir. Acara tersebut juga selalu jatuh di bulan Mei dan di tahun ini, Google I/O 2023 dilaksanakan pada 10 Mei pukul 12.00 waktu AS.
“(Google) I/O mewakili semua produk yang ditawarkan Google untuk pengembang dan seterusnya,” ujar Kepala Pemasaran Google I/O dari 2011 - 2017, Mike Pegg, melalui blog resmi Google.
“Kami membagikan apa yang sedang dikerjakan kepada dunia dan kami memiliki momen yang luar biasa selama bertahun-tahun, seperti ketika Android diluncurkan pada 2008 atau ketika dukungan HTML5 diumumkan pada 2011,” lanjut Pegg.
Baca juga: Guru Besar AI Mundur dari Google, Ingatkan Bahaya AI di Masa Depan
Biasanya, Google I/O menjadi tempat untuk memperkenalkan software, hardware, dan layanan baru dari Google. Seperti pada tahun ini, Google memperkenalkan ponsel lipat perdananya, yakni Google Pixel Fold.
Terlepas dari acara tahunan dan produk yang diperkenalkan, muncul pertanyaan, mengapa Google menamai ajang tahunan ini sebagai "I/O".
Karena Google sendiri belum pernah mengumbar alasan penambahan dua huruf tersebut, pengguna yang mencari makna Google I/O akan menemukan dua penjelasan yang biasanya dipakai sebagai slogan acara Google I/O.
Penjelasan pertama yang bakal ditemukan adalah “I/O” memiliki arti input/ouput. Input/output merujuk pada konsep komputasi antarmuka dari sistem komputer dengan dunia luar.
Penjelasan kedua menyebut “I/O” adalah singkatan dari innovation in the open (inovasi di tempat terbuka/kepada publik). Hal tersebut sejalan dengan acara Google I/O yang kerap memperkenalkan produk kecerdasan AI, layanan baru Google, dan sebagainya.
Kendati dua penjelasan tersebut benar, menurut Google pernyataan di atas masih kurang tepat untuk menggambarkan nama di balik Google I/O.
Dalam blog resmi yang diunggah Google, pihak perusahaan memberikan penjelasan tentang kisah di balik penamaan Google I/O.
Kisah di balik nama Google I/O

Dalam artikel berjudul “The meaning of I/O: How Google’s annual event got its name”, Google menjelaskan bahwa huruf “I” dan “O” yang terdapat di belakang nama acara bukanlah diartikan sebagai huruf abjad, melainkan angka.
Nama I/O didasarkan pada angka numerik googol. Googol adalah istilah untuk menyebut angka besar yang diawali angka 1 sebagai digit pertama dan diikuti oleh seratus nol di belakangnya.
Seperti ini gambarannya 10.000.000,….,000. Jadi, di antara angka 1 dan 0 yang paling terakhir terdapat seratus angka 0. Ringkasnya, huruf “I” dan “O” pada Google I/O merujuk pada angka 1 dan 0.

Terkini Lainnya
- Profil Marina Budiman, Wanita Terkaya di Indonesia
- Motorola Edge 60 Fushion Meluncur dengan Layar Curved
- Perbedaan Status “Memanggil” dan “Berdering“ di WhatsApp saat Telepon
- Cara Mengatasi Play Store Tidak Bisa Download Aplikasi, Mudah dan Praktis
- Saham Perusahaan-perusahaan Teknologi Rontok akibat Tarif Trump
- Sejarah E-sports di Dunia, Turnamen dan Game Pertama hingga Masuk Cabang Olahraga
- Kisah di Balik Kesuksesan Jeff Bezos, Penjual Burger yang Jadi Pendiri Amazon
- Kamera iPhone Ngeblur Saat Ambil Foto? Begini Cara Mengatasinya
- Snapdragon 8s Gen 4 Resmi, Lebih Ngebut walau Pakai CPU Lama
- Cara Beli Tiket Bioskop Online buat Nonton Film Bareng Keluarga Saat Lebaran 2025
- Ponsel Lipat Masa Depan Samsung Bisa Ditekuk Dua Arah?
- Fitur Baru Instagram Reels, Video Bisa Dikebut seperti TikTok
- Tablet Samsung Galaxy Tab S10 FE dan Tab S10 FE Plus Resmi, Pakai Exynos 1580
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Konsol Nintendo Switch 2 Diumumkan, Meluncur 5 Juni, Ini Harganya
- Oppo Find N2 Flip Resmi, Ponsel Lipat Pertama Oppo di Indonesia
- Tim Valorant Indonesia "Balas Dendam", Tumbangkan Filipina dan Lolos Final SEA Games 2023
- Momen "Clutch" Tim CrossFire Vietnam, Satu Peluru Tumbangkan Dua Pemain Indonesia
- Tecno Camon 20 Premiere 5G Meluncur dengan Kamera Ultrawide 108 MP
- Laptop Tipis Asus ExpertBook B9 Resmi di Indonesia, Harga Rp 40 Jutaan