Ini Alasan Smartphone Xiaomi Jadi Lemot dan Cara Mengatasinya

- Seiring dengan waktu dan masa pemakaian, kinerja smartphone biasanya terus menurun, baik itu smartphone entry-level, mid-range, maupun flagship.
Adapun penyebab penurunan performa smartphone yaitu biasanya karena software dan hardware yang digunakan pada ponsel tergerus usia. Hal ini berlaku untuk semua merek smartphone, termasuk Xiaomi.
Menurut halaman Xiaomiui, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab ponsel Xiaomi menjadi lemot.
Salah satu penyebab penurunan kinerja smartphone Xiaomi yaitu memori internal. Seperti CPU dan RAM, memori internal juga memiliki peran besar dalam menunjang kinerja smartphone.
Performa memori internal akan berkurang seiring dengan waktu, sehingga turut berdampak kinerja sistem smartphone.
Baca juga: Samsung Galaxy A33 5G Vs Xiaomi Redmi Note 11, Apa Saja Bedanya?
Hal ini juga terjadi pada komputer atau laptop. Ketika komputer lawas yang menggunakan hard drive (HDD) kinerjanya melambat, performanya kan menjadi lebih baik dengan mengganti HDD ke SSD.
Penyebab dari aspek software
Penyebab penurunan kinerja smartphone Xiaomi lainnya yaitu dari aspek software.
Sistem operasi smartphone sendiri biasanya mendapat pembaruan, namun, terbatas dalam waktu tertentu, misalnya hanya bisa di-update hingga tiga versi Android selanjutnya.
Karena itulah secara perlahan smartphone Xiaomi Anda akan tertinggal dengan standar software baru yang mungkin lebih canggih.
Dengan demikian, ponsel Anda tidak dapat memenuhi dan menysuaikan dengan standar software baru. Faktor ini menurut Xiaomiui membuat kinerja smartphone Xiaomi menurun.
Tips dongkrak kinerja smartphone Xiaomi
Penyebab lainnya yang akan membuat kinerja smartphone menjadi lambat yaitu penuhnya penyimpanan atau memori ponsel.
Meski terdengar sepele, hal ini cukup mengganggu kinerja ponsel karena ruangnya yang terbatas. Jika Anda mendapati smartphone Xiaomi Anda melambat, ada beberapa tips yang bisa Anda coba.
Hapus cache
Cache adalah file sementara, baik berupa skrip, gambar hingga file multimedia lainnya yang disimpan di smartphone.
File ini berasal dari aplikasi atau situs yang Anda kunjungi untuk pertama kali. Data ini nantinya akan digunakan kembali ketika Anda membuka aplikasi atau situs yang sama.
Baca juga: Xiaomi Uji Coba Kirim Peringatan Dini Gempa di Indonesia
Terkini Lainnya
- YouTube Shorts Tambah Fitur Editing Video untuk Saingi TikTok
- Apakah Dark Mode Bisa Menghemat Baterai HP? Begini Penjelasannya
- 3 Cara Upload File ke Google Drive dengan Mudah dan Praktis
- 7 Tips Hemat Penyimpanan Akun Google Gratis Tanpa Langganan
- 2 Cara Melihat Password WiFi di HP dengan Mudah dan Praktis
- 10 Cara Mengatasi WhatsApp Web Tidak Bisa Dibuka dengan Mudah, Jangan Panik
- Trump Beri TikTok 75 Hari Lagi, Cari Jodoh atau Blokir?
- iPad Dulu Dicaci, Kini Mendominasi
- AI Google Tertipu oleh April Mop, Tak Bisa Bedakan Artikel Serius dan Guyonan
- iOS 19 Rilis Juni, Ini 26 iPhone yang Kebagian dan 3 iPhone Tidak Dapat Update
- Intel dan TSMC Sepakat Bikin Perusahaan Chip Gabungan di AS
- 10 Bocoran Fitur iPhone 17 Pro, Modul Kamera Belakang Berubah Drastis?
- Cara Melihat Password WiFi di iPhone dengan Mudah dan Cepat
- Kenapa Tiba-tiba Ada SMS Kode Verifikasi di HP? Begini Penyebabnya
- Ketik Kata Ini di Google dan Fakta Menarik yang Jarang Diketahui Bakal Muncul
- Suka Mobile Photography? 5 Fitur Fotografi Ini Wajib Ada di Smartphone
- Harga Diamond "Mobile Legends", "Free Fire" dkk Naik, Ini Daftarnya
- Pre-Order Samsung Galaxy A33 5G Dibuka Hari Ini, Ada Bonus Skin Mobile Legends Rp 3 Juta
- Tabel Spesifikasi dan Harga Realme C35 di Indonesia
- Cara Cek Penerima BLT Minyak Goreng via Website dan Aplikasi Kemensos