Cara Ganti Linimasa Twitter Sesuai Keinginan

- Twitter telah menghadirkan pembaruan yang memungkinkan pengguna mengatur timeline (linimasa) mereka sesuai keinginan.
Ada dua opsi yang dapat dipilih oleh pengguna. Opsi pertama yaitu membiarkan linimasa diatur sesuai dengan algoritma Twitter. Dengan opsi ini, tweet yang populer akan tampil paling atas.
Opsi kedua, linimasa diatur berdasarkan unggahan terbaru atau disebut kronologis terbalik. Dengan kata lain, cuitan terbaru akan terlihat paling pertama, terlepas dari popularitasnya.
Baca juga: 5 Situs Buat Download Video Twitter serta Cara Memakainya
Kedua opsi itu tersedia pada menu dengan ikon yang menyerupai bintang atau kilauan. Lantas bagaimana cara mengubah linimasa Twitter, dari yang paling populer menjadi berdasar urutan waktu, dan sebaliknya?
- Klik menu ikon yang menyerupai bintang yang berada di pojok kanan atas, pada tampilan utama Twitter.
- Ketika menu bintang itu diklik, Anda akan mendapati opsi untuk beralih ke linimasa berdasarkan kronologis.
- Jika Anda ingin kembali ke linimasa awal sesuai dengan algoritma Twitter, Anda dapat melakukan cara yang sama, dengan menekan menu yang menyerupai bintang itu.
The Home and Latest timelines are now just a swipe away for everyone on iOS, and soon on Android and web.
Tap the ? icon to pin (or unpin) the Latest timeline to your Home tab for easy access. # pic.twitter.com/XR0ALOQ5Y6
— Twitter Support (@TwitterSupport) March 10, 2022
Menurut juru bicara Twitter, Shaoky Amdo, linimasa berdasarkan algoritma akan diatur sebagai opsi utama (default).
Baca juga: Pengguna Twitter Kini Bisa Tentukan Urutan Linimasa
Dengan demikian, linimasa berdasarkan unggahan terbaru akan kembali ke opsi utama (berdasarkan algoritma), jika pengguna menutup aplikasi dan membukanya kembali di lain waktu.
Amdo juga menegaskan, untuk saat ini tidak ada opsi untuk mengatur linimasa berdasarkan unggahan terbaru sebagai tampilan default.
Menurut keterangan Twitter, opsi untuk mengubah linimasa pada tahap awal tersedia untuk pengguna iOS. Fitur serupa juga dijanjikan segera mendarat pada Twitter versi Android dan web.
Pantauan KompasTekno, Senin (14/3/2022), fitur untuk mengubah tampilan linimasa Twitter itu juga sudah tersedia untuk pengguna Android di Indonesia.
Baca juga: Arti Kata Sat set sat set yang Ramai di Twitter dan Instagram
Diuji coba sejak 2016
Dihimpun KompasTekno, Senin (14/3/2022), Twitter pertama kali menghadirkan algoritma linimasa pada tahun 2016 untuk sebagian pengguna. Sementara itu menu bintang yang memungkinkan linimasa sesuai unggahan terbaru, diperkenalkan perusahaan pada tahun 2018.
Pembaruan kali ini sendiri mulai diuji coba Twitter pada Oktober tahun lalu. Dengan diluncurkannya fitur ini, pengguna dapat mengubah urutan linimasa sesuai dengan preferensinya.
Terkini Lainnya
- YouTube Shorts Tambah Fitur Editing Video untuk Saingi TikTok
- Apakah Dark Mode Bisa Menghemat Baterai HP? Begini Penjelasannya
- 3 Cara Upload File ke Google Drive dengan Mudah dan Praktis
- 7 Tips Hemat Penyimpanan Akun Google Gratis Tanpa Langganan
- 2 Cara Melihat Password WiFi di HP dengan Mudah dan Praktis
- 10 Cara Mengatasi WhatsApp Web Tidak Bisa Dibuka dengan Mudah, Jangan Panik
- Trump Beri TikTok 75 Hari Lagi, Cari Jodoh atau Blokir?
- iPad Dulu Dicaci, Kini Mendominasi
- AI Google Tertipu oleh April Mop, Tak Bisa Bedakan Artikel Serius dan Guyonan
- iOS 19 Rilis Juni, Ini 26 iPhone yang Kebagian dan 3 iPhone Tidak Dapat Update
- Intel dan TSMC Sepakat Bikin Perusahaan Chip Gabungan di AS
- 10 Bocoran Fitur iPhone 17 Pro, Modul Kamera Belakang Berubah Drastis?
- Cara Melihat Password WiFi di iPhone dengan Mudah dan Cepat
- Kenapa Tiba-tiba Ada SMS Kode Verifikasi di HP? Begini Penyebabnya
- Ketik Kata Ini di Google dan Fakta Menarik yang Jarang Diketahui Bakal Muncul
- Jadwal MPL ID S9 Hari Ini Minggu 13 Maret, Rebelion Zion Tantang Evos Legends
- Live Instagram Bisa Pakai Moderator, Pengguna Indonesia Sudah Bisa Coba
- Xiaomi Redmi 10C Resmi Meluncur dengan Snapdragon 680
- Rusia Blokir Instagram Senin Dini Hari, Pengguna Diminta Backup Foto
- Lapisan Keamanan WhatsApp Web Dipertebal dengan "Code Verify"