Xiaomi Dikabarkan Tertarik Beli Bisnis Ponsel Honor dari Huawei

- Xiaomi dikabarkan sedang melakukan negosiasi untuk meminang bisnis ponsel Honor milik Huawei.
Sebuah sumber menyebut bahwa Huawei tengah melakukan negosiasi untuk melepas kepemilikan Honor ke pihak lain, mencakup pelepasan seluruh infrastruktur dan supply chain bisnis manajemen Honor dari Huawei.
Konon, nilai penawaran Honor yang diajukan Huawei mencapai 25 miliar Yuan, atau setara dengan Rp 54,9 triliun.
Baca juga: Google Cabut Lisensi Android Huawei, Bagaimana Nasib Honor?
Dihimpun KompasTekno dari Android Authority, Rabu (14/10/2020), terdapat tiga kandidat perusahaan yang diduga kuat sebagai calon peminang Honor, mereka adalah Digital China, TCL, dan Xiaomi.
Belum diketahui secara pasti, alasan mengapa Huawei memutuskan untuk menjual Honor. Namun, diduga upaya tersebut dilakukan Huawei untuk lepas dari jeratan sanksi pemerintah Amerika Serikat.
Sanksi yang dilontarkan pemerintah Amerika Serikat kepada Huawei tampaknya telah menimbulkan dampak yang besar kepada bisnis perusahaan.
Baca juga: Huawei Lobi Pabrikan Ponsel China Pakai OS Harmony
Seperti diketahui, selain dilarang berbisnis dengan perusahaan-perusahaan AS, perangkat Android besutan Huawei, termasuk honor, tidak dapat menggunakan layanan Google dan toko aplikasi Play Store.
Seakan belum cukup, Kementerian Perdagangan AS menambahkan 38 afiliasi Huawei di seluruh dunia ke dalam daftar hitam "entity list". Alhasil, Huawei tidak dapat melakukan ekspor teknologi dari AS.
Tekanan yang kerap dibebankan pemerintah AS telah menempatkan Huawei di posisi yang sulit. Ruang lingkup gerak Huawei semakin mengecil, sehingga perusahaan semakin sulit untuk memproduksi ponsel-ponsel generasi terbaru.
Baca juga: Smartphone Huawei Bakal Bernasib seperti Nokia?
Meskipun benar demikian, tidak ada jaminan bahwa pemerintah AS hanya akan duduk diam melihat upaya Huawei tersebut. Terlebih lagi Huawei dan Honor masih terlibat dalam satu proses pengembangan komponen yang sama.
Honor sendiri merupakan brand yang dirancang Huawei untuk bersaing di pasar kelas menengah. Oleh sebab itu, dengan melepas Honor, Huawei diduga akan berfokus untuk meluncurkan smartphone flagship Huawei.
Terkini Lainnya
- Bocoran Spesifikasi HP Xiaomi 15 Ultra, Bawa Kamera Periskop 200 MP
- Ketika Google Mencibir, OpenAI Justru Meniru DeepSeek
- Harga ChatGPT Plus dan Cara Berlangganannya
- Ponsel Lipat Tiga Huawei Mate XT Ultimate Hiasi Bandara Kuala Lumpur Malaysia
- 9 Cara Mengatasi WhatsApp Tidak Ada Notifikasi kalau Tidak Buka Aplikasi
- Fenomena Unik Pakai Apple Watch di Pergelangan Kaki, Ini Alasannya
- 3 Cara Beli Tiket Bus Online buat Mudik Lebaran 2025, Mudah dan Praktis
- Instagram Uji Tombol "Dislike", Muncul di Kolom Komentar
- Video: Hasil Foto Konser Seventeen di Bangkok, Thailand, dan Tips Rekam Antiburik
- ZTE Blade V70 Max Dirilis, Bawa Baterai 6.000 mAh dan Dynamic Island ala iPhone
- 4 HP Android Murah Terbaru 2025, Harga Rp 2 juta-Rp 3 jutaan
- Cara Cek Numerologi di ChatGPT yang Lagi Ramai buat Baca Karakter Berdasar Angka
- 61 HP Samsung yang Kebagian One UI 7
- AMD dan Nvidia Kompak Umumkan Tanggal Rilis GPU Terbarunya
- 15 Masalah yang Sering Ditemui Pengguna HP Android
- Oppo Tanggapi Kabar Rencana Pabrik Baru di Tangerang
- Yahoo Groups Tutup Selamanya 15 Desember
- Mau Beli iPhone 12 di Singapura? Segini Pajak yang Harus Dibayar
- iPhone 12 Meluncur, iPhone XR dan iPhone 11 Turun Harga
- Sama-sama Kecil, Ini Bedanya iPhone 12 Mini dan iPhone SE 2020