Asus Sebut Ponsel Baterai Besar Rp 3 Jutaan Jadi Tren Tahun Ini

JAKARTA, - Asus memberikan komentar soal peluncuran Samsung Galaxy M20 di Indonesia. Menurut Asus, ponsel dengan spesifikasi mirip-mirip Galaxy M20 memang akan menjadi tren di 2019.
Hal tersebut diutarakan oleh Head of Public Relations and E-Marketing Asus Indonesia, Muhammad Firman. Menurut Firman, smartphone dengan segmen harga Rp 3 jutaan dengan kapasitas baterai yang besar akan terus tumbuh di 2019.
"Selain smartphone premium, yang paling besar pertumbuhan dan versi barunya ya di kategori ini. Kami melihat memang di segmen harga Rp 3 jutaan dengan baterai besar akan tumbuh di 2019," kata Firman.
Ia melanjutkan, bahwa Asus sebenarnya sudah lebih dulu masuk dalam segmen pasar ini. Asus memiliki ponsel andalan di segmen harga Rp 3 jutaan dengan baterai besar yakni seri Max Pro M2 yang diboyong ke Indonesia akhir tahun 2018 lalu.
Baca juga: Ada Samsung Galaxy M20, Asus Bakal Diskon ZenFone Max Pro M2?
"Itulah kenapa kami fokus di Max Pro M2, karena trennya ada di sana dengan baterai besar dan performa tinggi pada harga Rp 3 jutaan," ungkap Firman dalam acara peluncuran notebook Vivobook seri teranyar, Kamis (15/2/2019) kemarin.
"Kemungkinan kami akan hadirkan produk lain di segmen ini, tapi sementara fokus pada Max Pro M2 dulu karena masih baru. Namun kami akan kembangkan kemampuannya seperti dengan pembaruan sistem operasi," lanjutnya.
Asus Max Pro M2 sendiri baru saja dirilis di Indonesia pada Desember 2018 lalu. Ponsel ini mengusung slogan "next generation gaming" sebagai nilai jual.
Dari sisi spesifikasi, Galaxy M20 yang dirilis Samsung memang mirip-mirip dengan seri Max Pro M2 milik Asus dan banderol harganya pun setara.
Asus Zenfone Max Pro M2 dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 660, RAM 3 GB dan penyimpanan 32 GB.
Ponsel ini dibanderol dengan harga Rp 2,8 juta. Samsung Galaxy M20 yang mengusung chipset Exynos 7904, RAM 3 GB dan penyimpanan 32 GB juga dibanderol dengan harga sama, yakni Rp 2,8 juta.
Terkini Lainnya
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun
- Bukan "Blue Screen" Lagi, Microsoft Ubah Tampilan Error di PC
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- Profil Marina Budiman, Wanita Terkaya di Indonesia
- Motorola Edge 60 Fushion Meluncur dengan Layar Curved
- Perbedaan Status “Memanggil” dan “Berdering“ di WhatsApp saat Telepon
- Cara Mengatasi Play Store Tidak Bisa Download Aplikasi, Mudah dan Praktis
- Saham Perusahaan-perusahaan Teknologi Rontok akibat Tarif Trump
- Sejarah E-sports di Dunia, Turnamen dan Game Pertama hingga Masuk Cabang Olahraga
- Kisah di Balik Kesuksesan Jeff Bezos, Penjual Burger yang Jadi Pendiri Amazon
- Kamera iPhone Ngeblur Saat Ambil Foto? Begini Cara Mengatasinya
- Snapdragon 8s Gen 4 Resmi, Lebih Ngebut walau Pakai CPU Lama
- Cara Beli Tiket Bioskop Online buat Nonton Film Bareng Keluarga Saat Lebaran 2025
- Ponsel Lipat Masa Depan Samsung Bisa Ditekuk Dua Arah?
- Fitur Baru Instagram Reels, Video Bisa Dikebut seperti TikTok
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun