OnePlus Hengkang dari Indonesia, Apa Kata Kemenperin?

JAKARTA, - Baru-baru ini vendor ponsel China, OnePlus resmi hengkang dari Indonesia. Mereka beralasan ada perubahan regulasi yang membuat mereka kesulitan menjual produk di Tanah Air, kendati tidak merinci aturan apa yang dimaksud.
Pemerintah Indonesia sendiri saat ini sedang menggalakkan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) ponsel 4G LTE. Tujuannya meminta vendor global, seperti OnePlus, untuk berinvestasi dan ikut membangun industri ponsel di Tanah Air.
Entah aturan tersebut penyebabnya, atau bukan, yang pasti OnePlus kini sudah dipastikan hengkang dari pasar Tanah Air.
Tidak ambil pusing
Pemerintah sendiri mengaku tak ambil pusing soal hengkangnya vendor China yang satu ini, karena yang dicari adalah vendor global yang siap berinvestasi.
“Kalau (OnePlus) cuma menjual tanpa ada komitmen investasi di bidang industri hardware atau software, ya nggak masalah (hengkang),” komentar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), I Gusti Putu Suryawirawan saat dihubungi KompasTekno, Senin (13/6/2016).
“Pasar ponsel di negara kita ini sangat besar sehingga banyak yang cuma mau berdagang saja, tanpa komitmen masuk ke bidang industri,” imbuhnya.
Hanya dua produk saja di Indonesia
Sejak datang ke Indonesia pada 2015 lalu, OnePlus memang belum bisa memenuhi aturan TKDN yang disyaratkan pemerintah.
Produk perdana mereka di Indonesia adalah ponsel OnePlus One yang mulai masuk pada awal 2015 lalu. Perusahaan asal China ini menjualnya melalui kerjasama dengan salah satu situs belanja online Tanah Air.
Produk kedua, OnePlus 2 tidak dijual resmi di Indonesia dengan alasan terlambat mengurus proses sertifikasi TKDN.
produk ketiganya, sekaligus menjadi produk terakhir yang diluncurkan di Indonesia adalah OnePlus X, versi spec-down dari OnePlus 2. Ponsel ini diluncurkan Maret lalu dengan banderol Rp 3,4 juta.
Baca: Android OnePlus X Resmi Dijual di Indonesia, Harga Rp 3,4 Juta
OnePlus X sebenarnya punya kemampuan hardware 4G LTE, namun di Indonesia sengaja diturunkan menjadi 3G saja. Alasannya, mereka belum bisa mengikuti aturan pemerintah yang meminta ponsel 4G LTE mencapai TKDN 30 persen.
Baca: Begini Cara Android OnePlus X Akali Aturan TKDN
Terkini Lainnya
- Nothing CMF Buds 2 Diam-diam Muncul di Situs Resmi, TWS Murah dengan ANC
- Daftar Operator Seluler yang Menyediakan eSIM di Indonesia
- Spesifikasi Laptop untuk Tes Rekrutmen Bersama BUMN 2025, Penting Diperhatikan
- OpenAI Siapkan Media Sosial Mirip X, Berbasis ChatGPT
- Sidang Antimonopoli Meta: Mark Zuckerberg Bisa Dipaksa Jual Instagram dan WhatsApp
- Telkomsel Rilis Paket Bundling iPhone 16, Rp 50.000 Kuota 58 GB
- Daftar HP yang Mendukung eSIM di Indonesia
- Membawa Inovasi AI Lebih Dekat ke Semua Orang
- Samsung Rilis Galaxy A06 5G Edisi Free Fire, Banyak Aksesori Bikin "Booyah"
- Apakah iPhone XR Masih Layak Beli di Tahun 2025? Begini Penjelasannya
- Apa Itu eSIM? Begini Perbedaannya dengan Kartu SIM Biasa
- Huawei Pastikan Ponsel Lipat Tiga Mate XT Ultimate Rilis di Indonesia
- Harga iPhone 11, 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max Bekas Terbaru, Mulai Rp 5 Jutaan
- AMD Umumkan CPU 2nm Pertama "Venice", Meluncur 2026
- Harga iPhone XR Second Terbaru April 2025, Mulai Rp 4 Jutaan