cpu-data.info

Headset Apple Vision Pro Dijual ke Lebih Banyak Negara, Tetangga Indonesia Kebagian

Fitur EyeSight dari Apple Vision Pro menampilkan versi digital dari mata pengguna di bagian depan perangkat untuk dilihat oleh lawan bicara.
Lihat Foto

- Kacamata alias headset mixed reality (MR) buatan Apple, Vision Pro akhirnya meluncur secara global. Headset ini sebelumnya baru dirilis dan dijual di pasar Amerika Serikat (AS) saja sejak Februari lalu. Kini, perangkat tersebut akan tersedia di lebih banyak negara.

Hal ini disampaikan CEO Apple, Tim Cook dalam ajang Worldwide Developer Conference (WWDC) 2024 yang digelar di Apple Park, Cupertino, California, AS, Senin (10/6/2024) waktu setempat. 

Menurut Cook, Vision Pro dianggap cukup laku di pasar AS, sehingga ia memutuskan untuk memboyongnya ke negara lain. 

"Antusiasme terhadap Vision Pro cukup tinggi sejak peluncurannya. Oleh karena itu, kami dengan bangga mengumumkan pengguna di beberapa negara di luar AS akan bisa merasakan fitur mumpuni dari Vision Pro dalam waktu dekat," ujar Cook, dikutip KompasTekno dari TechCrunch, Selasa (11/6/2024). 

Baca juga: Dokter Bedah di Brasil Pakai Apple Vision Pro untuk Bantu Operasi

Beberapa negara yang dimaksud Cook tadi mencakup China, Jepang, Australia, Kanada, Perancis, Jerman, Inggris, dan negara tetangga Indonesia, Singapura.

Di negara-negara tersebut, Vision Pro akan bisa dipesan (pre-order) mulai 13 Juni mendatang dan akan tersedia di toko Apple Store mulai 28 Juni mendatang. 

"Kami tidak sabar melihat lebih banyak orang merasakan kecanggihan Vision Pro secara langsung untuk berbagai kegiatan mereka, baik itu menonton konten video dengan imersif, hingga melakukan sesuatu hal yang baru dengan Vision Pro," imbuh Cook.

Lantas, berapa harga Vision Pro di negara-negara tersebut? Di negara tetangga Singapura yang paling dekat dengan Indonesia, Apple telah menyediakan laman spesifikasi dan pemesanan untuk Vision Pro.

Perangkat tersebut dijual dengan harga mulai dari 5.299 dollar Singapura atau sekitar Rp 63,8 juta (asumsi kurs 1 dollar Singapura=Rp 12.045), dan harga tersebut akan semakin meningkat sesuai dengan kebutuhan dan beberapa varian yang dipilih pengguna. 

Baca juga: Video Call di Apple Vision Pro Bisa Pakai Avatar, Seperti Mengobrol Berhadapan Langsung

Harga ini, jika dikonversikan ke rupiah, lebih mahal dari banderol AS yang dipatok di angka 3.499 dollar AS (sekitar Rp 57 juta). Kemungkinan, selisih harga tersebut disebabkan oleh pajak dan faktor lain.

Mengenai pasar Indonesia, karena di sini belum ada Apple Store, belum ada informasi apakah sejumlah Apple Premium Reseller (APR) yang ada di Tanah Air akan menghadirkan Vision Pro atau tidak. Kita nantikan saja. 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat