Pertama Kalinya, Apple Izinkan Aplikasi "Emulator" Game Lawas Beredar di App Store

- Apple mengendurkan aturan main di toko aplikasi App Store. Apple kini mengizinkan aplikasi yang bisa menjalankan beragam game konsol, alias aplikasi bertipe emulator, beredar dan didistribusikan di App Store untuk pertama kalinya.
Emulator sendiri adalah program yang memungkinkan perangkat menjalankan game dari suatu konsol.
Sebelumnya, Apple tidak mengizinkan kehadiran aplikasi emulator di App Store. Bahkan, pengguna iPhone yang ingin menginstal aplikasi emulator di HP-nya, harus meretas atau melakukan jailbreak terlebih dahulu pada perangkat mereka.
Hal ini tertuang dalam aturan main baru App Store yang tercantum di laman berikut ini. Di laman itu, Apple menyebut bahwa aplikasi emulator game yang diizinkan hanyalah untuk game lawas alias retro.
Tidak disebutkan emulator game retro seperti apa saja yang diizinkan. Boleh jadi, beberapa emulator retro populer di ponsel Android, seperti GBA Emulator, PPSSSPP, Dolphin, DraStic, dan lain sebagainya nantinya akan bisa resmi dimainkan di iPhone.
Baca juga: Atari Beli Studio Game Spesialis Retro Digital Eclipse Rp 319 Miliar
Meski diizinkan, Apple mengatakan bahwa para pembuat emulator game retro ini harus bertanggung jawab atas seluruh konten yang ditawarkan oleh aplikasi buatan mereka.
"Pembuat emulator game retro sepenuhnya bertanggung jawab atas semua konten yang ditawarkan, dan memastikan hal-hal tersebut sesuai dan tidak melanggar hukum yang berlaku. Jika tidak sesuai dengan hukum atau aturan yang berlaku, maka emulator game retro tersebut bisa kami hapus dari App Store," kata Apple.
Selain mengizinkan aplikasi emulator, Apple juga kini mewajibkan seeluruh aplikasi serba ada, alias super apps untuk memakai kode HTML5 apabila ingin menyertakan game ke aplikasinya.
Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahwa aplikasi super apps tersebut tidak menyertakan game "besar" ke dalam aplikasi, di mana game besar, menurut Apple, harus berdiri sebagai aplikasi sendiri.
Baca juga: Game Retro Pac-Man Bakal Diadaptasi Jadi Film Live Action
Apple tidak menyebut alasan mengapa mereka mengubah aturan main App Store terkait kehadiran emulator game retro di App Store dan game berkode HTML5 di super app ini.
Namun, hal ini kabarnya dipicu oleh para regulator, terutama di Uni Eropa, yang mendesak Apple supaya bisa membuat App Store lebih terbuka dan transparan, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Selasa (9/4/2024).
Terkini Lainnya
- Netflix Buka Restoran, Bawa Konsep Serial dan Film Populer
- 2 Cara Menghentikan SMS Spam Iklan Pinjol yang Mengganggu
- Cara Blokir SMS Spam dan Promosi di HP Samsung
- MSI "Pede" Jual Konsol PC Handheld Lebih Mahal dari Asus dan Lenovo
- 4 Cara Bikin Kartu Ucapan Lebaran 2025 untuk Hampers, Cepat dan Bisa Cetak Sendiri
- Unboxing Moto G45 5G, HP Pertama Motorola "Comeback" ke RI
- Tablet "Flagship" Huawei MatePad Pro13.2 Meluncur, Bawa Fitur Olah Dokumen Level PC
- Motorola Resmi Kembali ke Indonesia, Bawa HP Moto G45 5G
- Ponsel Lipat Huawei Mate X6 Meluncur, Harga Rp 31 Jutaan
- Huawei Mate XT Ultimate Resmi Rilis Global, Smartphone Lipat Tiga Harga Rp 60 Juta
- Cara Menghapus Cache di HP Xiaomi dengan Mudah dan Praktis
- iPhone SE Tidak Ada Lagi, Ini Gantinya?
- Begini Kemampuan AI di PC Gaming Handheld MSI Claw 8 AI Plus
- Bocoran 4 Saudara Kembar Oppo Find X9
- 2 Cara Beli Tiket Kapal Feri Online untuk Mudik Lebaran 2025, Mudah dan Praktis
- Tim E-sports Jepang Juara "PUBG Mobile" PMGO 2024, Indonesia Peringkat 7
- Oukitel WP35 Dirilis, Ponsel Tangguh dengan Baterai 11.000 mAh
- Nvidia Akan Bangun Pusat AI di Indonesia Senilai Rp 3 Triliun, Lokasi di Solo
- Tecno Pova 6 dan Pova 6 Neo Meluncur, Duo Smartphone dengan Baterai Jumbo
- Samsung Galaxy Tab A9 Kids Edition Meluncur, Tablet Murah untuk Anak-anak