Samsung Galaxy Z Fold 5 dan Z Flip 5 Kini Bisa Diperbaiki Sendiri

- Pengguna yang memiliki ponsel lipat Samsung Galaxy Z Fold 5 atau Galaxy Z Flip 5 kini bisa memperbaiki perangkat mereka sendiri, apabila terjadi kerusakan.
Hal ini dimungkinkan berkat layanan perbaikan mandiri (Self-Repair) Samsung yang kini merambah ke sejumlah perangkat baru, termasuk dua ponsel lipat di atas.
Ini merupakan pertama kalinya program Self-Repair merambah ke ponsel lipat (foldables). Sebelumnya, layanan ini hanya berlaku bagi ponsel Samsung Galaxy konvensional macam Galaxy S20 Series, Galaxy S21 Series, hingga Galaxy S22 Series.
Baca juga: Samsung Umumkan Galaxy Z Flip 5 Retro, Bawa Nuansa HP Lipat Tahun 2000-an
Selain Galaxy Z Fold 5 dan Z Flip 5, layanan Self-Repair juga kini menyambangi beberapa perangkat Samsung Galaxy alinnya, meliputi:
- Galaxy S23, S23 Plus, S23 Ultra
- Galaxy S23 FE
- Galaxy A05s
- Galaxy Tab S9, Tab S9 Plus, Tab S9 Ultra
- Galaxy Tab S9 FE, S9 FE Plus
- Galaxy Tab A9, A9 Plus
- Galaxy Book2 Pro (15-inch), Pro 360 (15-inch)
Nah, dengan layanan Self-Repair, pengguna perangkat Samsung Galaxy, termasuk Galaxy Z Fold 5 dan Z Flip 5 tadi, akan mendapatkan akses ke beragam suku cadang resmi dari perangkat tersebut.
Beberapa suku cadang yang bisa didapatkan mencakup layar, penutup ponsel bagian belakang (back glass), konektor pengisi daya, speaker, laci kartu SIM, tombol volume, dan masih banyak lagi.
Setelah mendapatkan suku cadang orisinal, maka pengguna bisa langsung memperbaiki perangkat Galaxy mereka melalui sejumlah video tutorial yang disediakan Samsung. Nantinya, suku cadang yang rusak bisa dikembalikan ke Samsung untuk didaur ulang.
Baca juga: Samsung Z Fold 5 Diuji 3 Game Berat: Rata Kanan Lancar, Adem, dan Tablet Lewat
Apabila ponsel masih rusak atau tidak berfungsi setelah diperbaiki sendiri, maka pengguna bisa menghubungi pihak Samsung agar perangkat bisa normal kembali.
Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Samsung.com, Rabu (20/12/2023), layanan Self-Repair untuk berbagai perangkat Galaxy ini hanya bisa dinikmati di sejumlah negara saja, mulai dari Amerika Serikat, Brasil, Meksiko, Korea Selatan, dan beberapa negara di Eropa.
Belum diketahui apakah layanan perbaikan mandiri ini akan menyambangi pengguna Samsung Galaxy di Indonesia atau tidak.
Namun yang jelas, kehadiran layanan Self-Repair merupakan salah satu cara Samsung untuk memberikan kebebasan pada konsumen yang ingin memperbaiki perangkatnya sendiri, kapanpun dan dimanapun mereka berada.
Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.
Caranya klik link #
Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.
Terkini Lainnya
- Microsoft Dikabarkan Tunda Proyek Data Center, Begini Nasib Cloud Region di Indonesia
- Sering Disalahartikan, 14 Emoji Ini Ternyata Punya Arti Berbeda
- 5 Perusahaan AS yang Minat Beli TikTok Jelang Deadline Pemblokiran 5 April
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun
- Bukan "Blue Screen" Lagi, Microsoft Ubah Tampilan Error di PC
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- Profil Marina Budiman, Wanita Terkaya di Indonesia
- Motorola Edge 60 Fushion Meluncur dengan Layar Curved
- Perbedaan Status “Memanggil” dan “Berdering“ di WhatsApp saat Telepon
- Cara Mengatasi Play Store Tidak Bisa Download Aplikasi, Mudah dan Praktis
- Saham Perusahaan-perusahaan Teknologi Rontok akibat Tarif Trump
- Sejarah E-sports di Dunia, Turnamen dan Game Pertama hingga Masuk Cabang Olahraga
- Kisah di Balik Kesuksesan Jeff Bezos, Penjual Burger yang Jadi Pendiri Amazon
- Kamera iPhone Ngeblur Saat Ambil Foto? Begini Cara Mengatasinya
- Snapdragon 8s Gen 4 Resmi, Lebih Ngebut walau Pakai CPU Lama
- Realme C67 4G: Tabel Spesifikasi dan Harga di Indonesia
- Apple Rilis iOS 17.2.1 Perbaiki Bug Penting, Segera Update
- ZTE Nubia Z60 Ultra Resmi, Punya Kamera Depan di Bawah Layar
- CEO Intel Diam-diam Ukir Inisialnya di Prosesor 32-bit Pertama
- Layar Oppo Find N3 Bisa Dipakai Main 3 Game Sekaligus