Pengertian Perangkat Keras Komputer, Lengkap dengan Jenis, Contoh, dan Fungsinya

- Komputer terdiri dari beberapa komponen, salah satunya adalah perangkat keras atau biasa juga disebut dengan hardware. Perangkat keras komputer bisa dibilang merupakan komponen yang umum diketahui pengguna.
Pengguna bakal dengan mudah mengenali perangkat keras komputer hanya dengan melihatnya. Akan tetapi, tak semua pengguna mungkin telah memahami bagian yang dilihatnya merupakan perangkat keras komputer.
Baca juga: Cara Menghidupkan dan Mematikan Komputer dengan Benar, Perhatikan
Oleh karena itu, artikel ini bakal menjelaskan mengenai hardware komputer. Lantas, apa yang dimaksud dengan perangkat keras komputer? Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan di bawah ini mengenai pengertian perangkat keras komputer.
Pengertian perangkat keras komputer
Perangkat keras komputer adalah istilah untuk menggambarkan seperangkat komponen fisik pada komputer. Jadi, setiap komponen yang berwujud atau berbentuk fisik pada komputer adalah perangkat keras.
Istilah hardware komputer digunakan untuk membedakan komponen fisik dengan komponen sistem perangkat lunak atau software. Software sendiri merupakan program tertulis yang dapat dibaca hardware komputer.
Software dapat menggerakan hardware untuk beroperasi sesuai perintah dan tujuan tertentu. Perangkat keras dan perangkat lunak saling melengkapi. Komputer bisa berfungsi jika perangkat keras dan lunak saling bekerja sama dengan tepat.
Jenis perangkat keras komputer
Setiap komputer terdiri dari beberapa jenis perangkat keras. Secara umum, perangkat keras komputer terbagi menjadi dua jenis, yaitu, perangkat keras internal dan eksternal. Penjelasan kedua jenis perangkat keras komputer itu bisa dibaca di bawah ini.
1. Perangkat keras internal
Perangkat keras internal merupakan komponen fisik komputer yang secara berbarengan berfungsi untuk membaca dan memproses perintah yang disampaikan pengguna melalui sistem perangkat lunak seperti aplikasi dan sistem operasi.
2. Perangkat keras eksternal
Perangkat keras eksternal merupakan komponen fisik komputer yang dihubungkan secara eksternal ke komputer. Jenis perangkat keras komputer ini biasa disebut juga dengan komponen periferal.
Perangkat keras eksternal berfungsi untuk mengontrol input dan output komputer. Perangkat keras eksternal terbagi lagi menjadi dua jenis berdasar fungsinya, yaitu perangkat keras eksternal input dan perangkat keras eksternal output.
Perangkat keras eksternal berfungsi untuk membantu memberikan instruksi ke software (input) dan menyajikan hasil dari perintah yang diberikan pada software (output). Terdapat berbagai contoh atau macam perangkat keras komputer berdasarkan jenisnya.
Bila tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, berikut adalah daftar macam-macam perangkat keras komputer dan fungsinya.
Macam-macam perangkat keras komputer dan fungsinya
Contoh perangkat keras internal
Perangkat keras internal pada komputer yang berfungsi untuk memproses perintah terdiri dari beberapa macam. Adapun contoh perangkat keras komputer jenis adalah sebagai berikut:
1. Motherboard

Motherboard adalah papan sirkuit utama yang untuk menampung CPU (Central Processing Unit) dan komponen pemrosesan lainya. Motherboard memiliki fungsi sebagai pusat penghubung semua komponen pemrosesan.
2. CPU

CPU bisa dibilang adalah “otak” dari komputer. CPU memiliki fungsi untuk memproses dan mengeksekusi perintah pengguna yang diberikan melalui program perangkat lunak. Kecepatan CPU menentukan efisiensi komputer dalam memproses perintah.
3. RAM
RAM (Random Access Memory) adalah perangkat penyimpanan data sementera. RAM memiliki fungsi untuk menyimpan data secara sementara yang dapat langsung diakses oleh program perangkat lunak. Data sementara pada RAM bakal hilang ketika komputer mati.
Terkini Lainnya
- Unboxing dan Hands-on Oppo Find N5, Ponsel Lipat yang Mewah dan Praktis
- Smartphone Lipat Oppo Find N5 Meluncur Global, Ini Harganya
- Menggenggam Nubia V70 Series, HP Rp 1 Jutaan dengan Desain Premium
- Perbandingan Spesifikasi iPhone 16e Vs iPhone SE 2022
- Selisih Rp 200.000, Ini 4 Perbedaan Nubia V70 dan Nubia V70 Design
- Daftar Promo Samsung Galaxy S25, Ada Diskon Bank dan Trade-in
- Harga iPhone 16e di Singapura dan Malaysia, Indonesia Masih Menunggu Kepastian
- Apple C1 Resmi, Chip 5G Buatan Sendiri dan Debut di iPhone 16e
- Smartphone ZTE Nubia V70 dan V70 Design Resmi di Indonesia, Harga Rp 1 Jutaan
- Perbedaan Spesifikasi iPhone 16 Vs iPhone 16e
- Kamera Aksi GoPro Max 360 Dirilis, Bisa Rekam Video 360 Derajat
- Cara Download WhatsApp di Laptop Windows 10
- Samsung Galaxy A06 5G Meluncur, Jaminan Update OS 4 Generasi
- Cara Bikin Ucapan Menyambut Ramadhan 2025 Otomatis via Meta AI WhatsApp
- HP Samsung Ini Mendominasi Dipakai Carat di Konser Seventeen Bangkok
- Hasil MPL S12 Minggu Kedua, RRQ di Puncak Klasemen
- IMEI 191.000 HP Akan Diblokir karena Ilegal, Sebagian Besar iPhone
- Honor X6a Meluncur, HP Menengah dengan Baterai 5.200 mAh
- Samsung Ungkap Alasan Kamera Z Fold 5 Masih Sama dengan Z Fold 4
- Unboxing dan Hands-on JBL Tour Pro 2, TWS dengan Casing Pintar Harga Rp 5 Juta