Alasan Kenapa Banyak Vendor Smartphone Bikin Tablet Android

- Sejak pandemi, tablet kembali naik daun. Laporan firma riset pasar IDC tentang pasar tablet global pada kuartal II-2020 menunjukkan peningkatan 18,9 persen dibanding periode yang sama pada 2019.
Berbanding terbalik dengan tablet, pengiriman smartphone saat pandemi justru menunjukkan tren penurunan. Pada kuartal II-2020, laporan IDC menunjukkan penjualan smartphone global turun 20,4 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2019.
Pasar tablet kini juga diramaikan oleh bermacam merek, karena hampir setiap vendor smartphone turut menghadirkan tablet. Misalnya Vivo, Realme dan Oppo yang semula fokus pada smartphone. Lantas mengapa produsen smartphone kompak membuat tablet?
Baca juga: Mengenal Tablet Android Kubik Genta 10 Buatan Pemuda Asal Garut
Menurut Gizchina, alasan kenapa produsen smartphone ekspansi ke tablet adalah karena melambatnya pertumbuhan pengiriman smartphone. Selain itu, siklus penggantian ponsel juga menjadi lebih lama, sehingga vendor posel menjajaki pasar tablet.
Kondisi tersebut mendorong produsen ponsel untuk mengadopsi strategi yang lebih stabil dan konservatif. Sebab, pasar akan menghadapi tantangan sepanjang tahun.
Selain berbagai produsen smartphone yang sudah populer, Google dalam konferensi pengembang Google I/O 2022 juga berkata akan kembali ke pasar tablet pada tahun depan, dengan meluncurkan tablet Pixel.
Meski demikian, tablet hanya akan menjadi pelengkap sebagaimana smartwatch dan smartphone, bukan jadi bisnis utama perusahaan.
Tren tablet selanjutnya
Berdasarkan presentasi iPadOS 16 yang ditampilkan Apple dalam konferensi pengembang WWDC 2022 dan Google I/O, tren tablet selanjutnya adalah layar yang lebih profesional. Selain itu, ukuran layarnya juga kemungkinan akan lebih besar.
Baca juga: Tablet Xiaomi Pad 6 dan Redmi Pad Meluncur Agustus?
Rumor yang beredar menyebutkan Apple akan meluncurkan iPad 14,1 inci pada tahun depan. Samsung awal tahun ini bahkan sudah meluncurkan Galaxy Tab S8 Ultra dengan layar 14,6 inci.
Tren kedua yaitu lebih banyak software profesional untuk tablet. Sebab, saat ini masih banyak aplikasi yang tidak dioptimalkan untuk tablet. Oleh karena itu, di masa mendatang, pengguna akan disuguhkan dengan beragam aplikasi versi tablet.
Sistem operasi (OS) baik iPadOS maupun Android juga akan dioptimalisasi. Dengan begitu, tablet akan mendapat lebih banyak fungsi.
Selain itu, integrasi antar perangkat juga akan lebih mudah, misalnya untuk transfer data antara laptop dan tablet lintas OS, sehingga kolaborasi laptop-tablet jadi lebih mulus.
Terkini Lainnya
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Unik, Smartphone Ini Didesain Khusus untuk Hewan Peliharaan
- Arti Warna Lingkaran Hijau, Tosca, dan Biru dan Jumlah Petir Saat Cas HP Samsung
- Baterai Oppo Find X8 Ultra Lebih dari 5.000 mAh, Fast Charging 100 Watt
- 3 Cara Membagikan Link Grup WhatsApp dengan Mudah
- Riset: Gamer PC Lebih Senang Main Game Lawas daripada Game Baru
- Kenapa Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul? Begini Penyebabnya
- Harga iPhone di Jepang Saat Ini Termurah Sedunia
- 25 Link Download Twibbon Hari Bidan Nasional 2022 dan Cara Pakainya
- Ini Penyebab Internet Biznet Down Tadi Sore
- Laptop Gaming Dua Layar Asus ROG Zephyrus Duo 16 Resmi di Indonesia, Ini Harganya
- Cara Cek Baterai Health di HP Samsung