Pendiri Shopee Jadi Orang Terkaya di Singapura, Ini Jumlah Hartanya

- Pendiri Sea Group Ltd, yang memayungi Shopee dan Garena, menjadi orang terkaya di Singapura. Adalah Forrest Li, atau yang bernama asli Li Xiaodong, co-founder sekaligus chairman, dan CEO Sea Group Ltd.
Menurut Bloomberg Index, pria kelahiran China itu memiliki kekayaan sebesar 20,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 287,7 triliun. Li menempati urutan ke-98 sebagai orang terkaya di dunia menurut index yang sama.
Pundi-pundi Li kian melimpah setelah penerimaan penyimpanan Sea's American naik 67 persen tahun ini.
Baca juga: Awas, Ada Penipuan Berkedok SPinjam Shopee
Kekayaan Li melampaui pengusaha cat Nippon Paint, Goh Cheng Liang yang meraup 17,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 254 triliun) dan Li Xiting, pendiri perusahaan kesehatan asal Singapura, Mindray yang memiliki kekayaan sebesar 17,9 miliar dollar AS (sekitar Rp 255 triliun).
Sea Group menjadi perusahaan publik setelah melantai di bursa saham (IPO) New York Stock Exchange tahun 2017 lalu.
Sea Group menjadi perusahaan paling bernilai di Asia Tenggara dengan kapitalisasi pasar mencapai 180 miliar dollar AS (Rp 2.564 triliun) atau naik 3.500 persen sejak melakukan IPO.
Perusahaan tersebut kini menguasai wilayah Asia Tenggara dengan menawarkan layanan e-commerce, gaming, dan keuangan. Di Singapura, Sea telah mengantongi lisensi bank digital pada Desember 2020 lalu.
Sea juga mengakuisisi PT Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) di Indonesia pada bulan Januari 2021, seperti dirangkum KompasTekno dari Fortune, Jumat (3/9/2021).
Menurut analis di Bloomberg Intelligence, Nathan Naidu, langkah Sea Group di ranah layanan keuangan akan memuluskan bisnis SeaMoney dalam menawarkan jasa pinjaman, asuransi, manajemen kekayaan, dan layanan keuangan lain di Asia Tenggara.
Baca juga: Jack Ma Bukan Lagi Orang Terkaya di China
Total pembayaran menggunakan dompet digital SEaMoney disebut naik hampir 150 persen dari tahun sebelumnya ke angka 4,1 miliar dollar AS (sekitar Rp 58,5 triliun).
Li mengklaim pendapatan Sea pada periode bulan Agustus mencapai 2,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 32 triliun).
Profil Forrest Li

Li lahir di Tianjin, China 43 tahun lalu dengan nama Li Xiaodong. Ia kemudian pindah ke Singapura dan berpindah kewarganegaraan. Menurut catatan Bloomberg yang dirangkum dari Seedly, Li pernah menempuh pendidikan di Universitas Shanghai jurusan teknik.
Selama menempuh pendidikan, Li menghabiskan setiap malam dengan bermain game di sebuah cafe. Li kemudian melanjutkan pendidikannya ke Universitas Standford untuk meraih gelar Master jurusan Administrasi Bisnis.
Baca juga: Shopee, Lazada, dan Tokopedia Buka Suara soal Marak Kurir COD Dimaki Konsumen
Di kampus inilah Li mulai dipanggil "Forrest", karena dosennya kesulitan melafalkan namanya.
Nama itu dipilih Li setelah dirinya menonton film Forrest Gump.
Pada 2009, Li mendirikan Garena dengan bimbingan dan investasi yang dikucurkan oleh perusahaan raksasa asal China, Tencent.
Garena kemudian berubah nama menjadi Sea Ltd. yang merujuk pada singkatan Southeast Asia (Asia Tenggara), wilayah di mana Garena berdiri.
Setelah berganti nama, Sea kemudian merambah ke bisnis lain, termasuk Shopee untuk e-commerce dan layanan keuangan, yakni AirPay yang kemudian berubah menjadi SeaMoney.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Fitur Transfer Chat WhatsApp iPhone ke Android Resmi, Samung Kebagian Pertama
- Induk TikTok Beli Perusahaan Headset VR Terbesar Ketiga di Dunia
- Xiaomi Resmi Terjun ke Bisnis Mobil Listrik
- Data e-HAC Bocor atau Tidak? Ini Kata Pengamat
- Cara Membuat Font Tulisan Unik untuk WhatsApp, Facebook, dan Instagram