Menkominfo Minta Vendor Smartphone Buka "Kunci" 5G

- Sebagian smartphone terkini yang beredar di Indonesia sudah dibekali konektivitas 5G, tapi tak semuanya bisa langsung terhubung ke jaringan 5G karena masih ada perangkat yang "mengunci" fitur tersebut dengan software lock.
Terkait hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate menginstruksikan kepada para vendor smartphone untuk membuka "kunci" jaringan 5G di ponsel buatan mereka. Fitur 5G di ponsel bisa di-unlock melalui update software.
Johnny juga mengatakan bahwa pemerintah saat ini tengah mengembangkan ekosistem pendukung 5G, agar jaringan generasi kelima ini bisa memberi peluang pengembangan teknologi dalam negeri.
Baca juga: Adu Ponsel 5G Rp 3 Jutaan, Redmi Note 10 5G Vs Realme 8 5G
"Secara khusus mengenai ketersediaan perangkat smartphone 5G, Kominfo telah meminta kepada seluruh pabrikan dan vendor 5G untuk membuka software 5G, sehingga smartphone yang sudah, bisa digunakan untuk cover 5G," ungkap Johnny.
Mengenai persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Kominfo mengatakan pemerintah juga tengah menyiapkan TKDN khusus untuk perangkat 5G.
Saat ini, regulasi TKDN berlaku sebatas untuk teknologi jaringan dan perangkat telekomunikasi 4G. Pengembangan TKDN perangkat 5G nantinya akan mengacu pada besaran TKDN 4G tersebut.
"Ini semuanya untuk efisiensi dan keekonomian industri dalam negeri," ungkap Johnny, melalui keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Jumat (13/8/2021).
Sejauh ini di Indonesia, ada dua operator seluler yang sudah menyediakan layanan 5G komersial yakni Telkomsel sejak 27 Mei lalu dan Indosat yang sudah beroperasi pada 7 Juni.
Baca juga: Dapat Sertifikat ULO, XL Axiata Siap Gelar 5G
XL Axiata pun kemungkinan dalam waktu dekat akan menggelar jaringan generasi kelima tersebut. Operator seluler ini baru dinyatakan lulus Uji Laik Operasi (ULO) lewat uji kelayakan yang dilakukan di wilayah Jalan Margonda, Kota Depok, pada 3-5 Agustus.
Hingga saat ini, jaringan 5G komersial setidaknya sudah hadir di sejumlah titik di 9 kota atau wilayah. Yaitu Jabodetabek, Bandung, Batam, Balikpapan, Makassar, Surakarta, Surabaya, Denpasar, serta Medan.
"Ke depannya, kita semua berharap, tentu harus menjaga komersialisasi 5G dapat berkembang dengan baik di Indonesia," ungkap Johnny.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Oppo A15 dan A15s Turun Harga di Indonesia
- Fesyen ala Thom Browne Hadir dalam Duo Foldable Samsung Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3
- Poco F3 GT Dikeluhkan Overheat, Xiaomi Akui Ada Masalah
- Akhirnya, WhatsApp Web dan Desktop Bisa Edit Gambar Sebelum Dikirim
- Jadwal MPL ID Season 8 Hari Ini, Jumat 13 Agustus