Ini Sebab Google Hapus Software Benchmark AnTuTu dari Play Store

- Beberapa hari lalu, sejumlah aplikasi AnTuTu, seperti AnTutu 3DBench, AnTuTu Benchmark, dan AiTuTu Benchmark, hilang dari toko aplikasi Android, Google Play Store.
Kala itu, belum diketahui apa sebenarnya yang menyebabkan aneka aplikasi pengujian smartphone tersebut dihapus oleh Google. Namun, kini pihak AnTuTu memberikan keterangannya.
Berdasarkan keterangan resmi dari AnTuTu yang dilansir AndroidPolice, pihaknya mengatakan bahwa penghapusan itu dilatarbelakangi oleh adanya keterkaitan antara AnTuTu dengan pengembang aplikasi yang dianggap nakal oleh Google, yakni Cheetah Mobile (CM).
Baca juga: Aplikasi Benchmark AnTuTu Hilang dari Play Store
CM sendiri diketahui kerap melakukan pelanggaran atas kebijakan Google, seperti mengubah aplikasi browser default dari Chrome ke browser buatan mereka sendiri.
Sebagai tindakan tegas, perusaahan asal Mountain View, California, AS, itu mencabut semua aplikasi buatan Cheetah Mobile, dari toko aplikasi Play Store pada Februari lalu.
Kembali ke aplikasi AnTuTu, pihaknya membantah alasan yang diberikan Google, dan menyatakan bahwa AnTuTu sama sekali tidak ada hubungannya dengan CM, setidaknya dari segi akun pengembang Google Play Store.
"Akun AnTuTu tidak ada hubungannya dengan akun CM. AnTuTu dirintis pada 2011, bahkan dibuat sebelum CM, dan merupakan pengembang Google Play sejak masa-masa awal," tutur AnTuTu sebagaimana dikutip KompasTekno dari AndroidPolice, Selasa (10/3/2020).
CM salah satu investor AnTuTu
Meski begitu, mereka mengaku bahwa CM sendiri sebenarnya menjadi salah satu investor di perusahaan pembuat aplikasi benchmarking itu. Namun, operasi bisnis AnTuTu tetap independen, tanpa campur tangan dari CM.
Adapun situs Cheetah Mobile (cmcm.com) yang dimuat di dalam daftar kebijakan privasi AnTuTu, memang harus dicantumkan, lantaran pihaknya membeli produk hukum (legal services) dari CM.
Baca juga: Xiaomi Mi 10 Pro Rajai Daftar Smartphone Terkencang Versi AnTuTu
Sementara kehadiran CEO Cheetah Mobile, Fu Sheng di jajaran petinggi AnTuTu dinilai sebagai salah satu syarat dari sebuah investasi antara CM dengan AnTuTu.
Sheng sendiri diklaim tidak ikut campur dalam operasi bisnis AnTuTu. Artinya, ia hanya menjabat sebagai salah satu petingginya saja.
Pihak AnTuTu pun berharap Google bisa memperbaiki kesalahpahaman ini dan kembali memulihkan aplikasi AnTuTu di toko aplikasi Android. Hingga berita ini ditulis, Selasa (10/3/2020), aneka aplikasi AnTuTu masih hilang dari Google Play Store.
Kendati demikian, pengguna bisa mengunduh file "APK" yang resmi diunggah oleh AnTuTu, melalui situs resminya lewat tautan berikut ini.
Terkini Lainnya
- 3 Cara Gabungkan File Microsoft Word buat Skripsi dan Makalah
- Daftar Harga Netflix di Indonesia, Mulai Rp 54.000
- iPhone 16e Meluncur, iPhone 16 Versi "Murah"
- Xiaomi Suntik DeepSeek AI ke HyperOS, Ini HP yang Kebagian
- Nugroho Sulistyo Budi Resmi Dilantik Jadi Kepala BSSN
- Bocoran Desain iPhone 17 Pro, Jadi Mirip Ponsel Poco?
- HP Xiaomi Ini Dapat Update 6 Tahun, Dijual di Indonesia
- Foto: 100 Meter dari Panggung Seventeen Bangkok Tetap "Gokil" Pakai Samsung S25 Ultra
- Cara Buat Twibbon Ramadan 2025 di Canva lewat HP dan Desktop
- Garmin Instinct 3 Series Rilis di Indonesia, Kini Pakai Layar AMOLED
- Cara Bikin Kata-kata Kartu Ucapan Lebaran untuk Hampers Lebaran via ChatGPT
- 5 Negara Larang DeepSeek, Terbaru Korea Selatan
- Ini Dia Fitur xAI Grok 3, AI Terbaru Buatan Elon Musk
- Melihat HP Lipat Huawei Mate X6 Lebih Dekat, Layar Besar Bodi Ramping
- Google Didenda Rp 202 Miliar, Pakar Dorong Regulasi Digital yang Lebih Adil
- Vivo V19 Diumumkan Hari Ini, Ini Link Live Streaming Peluncurannya
- Redmi Sukses Pasang Sensor "In-Display Fingerprint" di Layar LCD
- Peluncuran Oppo Reno 3 di Indonesia Tunggu Izin Pemprov DKI
- Ada yang Beda dari Oppo Reno3 Versi Indonesia
- Oppo Reno3 Segera Masuk Indonesia Bulan Ini