Bukti Antivirus Tak Efektif Bersihkan Android

- Sebuah laporan yang dipublikasi oleh perusahaan penguji antivirus asal Austria, AV-Comparatives, mengemukakan hasil yang mengejutkan.
Penelitian tersebut mengungkap bahwa ternyata sebagian besar software antivirus di Android tidak efektif membersihkan virus dan malware.
Dalam penelitiannya, AV-Comparatives melakukan pengujian pada sebanyak 250 aplikasi antivirus di Android.
Dari penelitian tersebut, tercatat hanya ada 80 antivirus yang dapat mendeteksi lebih dari 30 persen dari 2.000 aplikasi jahat yang digunakan sebagai bahan uji.
Menurut laporan, para peneliti dari AV-Comparatives mengambil seluruh antivirus ini dari sebanyak 138 vendor. Sejumlah nama vendor besar pun masuk di dalamnya seperti Avast, AVG, BitDefender, McAfee, Symantec, dll.
Dikutip KompasTekno dari NDTV, Senin (18/3/2019), alih-alih menggunakan emulator, para peneliti menguji secara manual seluruh aplikasi antivirus yang telah mereka pilih untuk penelitian ini.
Baca juga: Ribuan Ponsel Android Murah Terjangkit Malware
Para peneliti ini menginstal aplikasi antivirus pada perangkat Android dan kemudian mengatur perangkat agar dapat membuka browser dan mengunduh aplikasi jahat secara otomatis.
Proses ini kemudian dilakukan sebanyak 2.000 kali, dan hasilnya, sebagian besar antivirus tidak dapat bekerja dengan efektif untuk mendeteksi virus ataupun malware.
Padahal menurut tim AV-Comparatives, seluruh aplikasi jahat yang digunakan sebagai bahan uji, adalah malware Android yang paling umum muncul selama 2018 lalu. Sehingga seharusnya, tingkat deteksi software antivirus bisa mencapai 90 bahkan 100 persen secara efektif.
Bahkan dalam beberapa kasus, sejumlah antivirus yang diteliti bahkan mendeteksi diri mereka sendiri sebagai aplikasi berbahaya. Hal ini terjadi karena si pembuat antivirus tidak memasukkan aplikasi mereka ke dalam "daftar putih" yang telah dibuat.
Baca juga: Awas, Ratusan Aplikasi Android Ini Terjangkit Virus Iklan
Terkini Lainnya
- Menkomdigi Minta Platform Digital Perketat Perlindungan Anak dari Konten Berbahaya
- 8 Ciri-ciri Chat Penipuan WhatsApp, Jangan Terkecoh
- Harga Laptop Akan Naik, Bos Acer Ungkap Alasannya
- 25 Tablet dan HP Xiaomi yang Kebagian HyperOS dengan AI DeepSeek
- Mencoba MSI Claw 8 AI Plus, Konsol Gaming Windows 11 dengan Joystick RGB
- Cara Pakai WhatsApp Bisnis buat Promosi UMKM
- Cara Buat Kartu Ucapan Ramadan 2025 untuk Hampers lewat Canva
- Databricks Ekspansi ke Indonesia: Buka Potensi AI dan Pengelolaan Data
- GPU Nvidia RTX 5070 Ti Mulai Dijual di Indonesia, Ini Harganya
- Oppo Rilis Case dan Wallet Edisi Timnas Indonesia untuk Reno 13 F 5G
- 5 Aplikasi Al Quran untuk Mengaji Selama Puasa Ramadhan 2025
- Akamai Rilis Laporan "Defender Guide 2025" untuk Mitigasi Ancaman Siber
- Layanan Indosat HiFi Dikeluhkan Gangguan, Ada yang Sampai 9 Hari
- Cara Melihat Password WiFi di Laptop Windows 11 dengan Mudah dan Praktis
- Tabel Spesifikasi Nubia V70 Design di Indonesia, Harga Rp 1 Jutaan