ShopBack Dapat Pendanaan Rp 338 Miliar

- Situs jual beli online ShopBack mendapat mendapatkan pendanaan terbaru sebesar 25 juta dollar AS atau setara Rp 338 miliar. Dengan penambahan pendanaan ini, valuasi ShopBack meningkat hampir mendekati 40 juta dollar AS atau sekitar Rp 540 miliar.
Pendanaan baru untuk ShopBack ini dipimpin oleh Credit Saison, perusahaan kartu kredit dan ritel keuangan terbesar di Jepang.
Tidak hanya itu, masih ada lebih dari 10 investor institusional yang turut berpartisipasi dalam pendanaan, termasuk investor baru Blue Sky dan Intouch Holdings PLC. Ada juga investor yang sudah ada, seperti SoftBank Ventures Korea, Singtel Innov8, Qualgro, East Ventures, dan AppWorks.
“Model bisnis ShopBack dibangun di atas meledaknya pertumbuhan e-commerce di Asia Pasifik, untuk mendorong nilai nyata bagi para penggunanya dan juga penjualan yang hemat biaya bagi para mitra pedagangnya,” ujar Sean Lee, Partner dari SoftBank Ventures Korea dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Rabu (8/11/2017).
Baca juga : Jack Ma Resmi Jadi Penasihat E-commerce Indonesia
Sementara Indra Yonathan, selaku Country General Manager ShopBack Indonesia, mengatakan pihaknya berusaha keras untuk dapat menjadi satu-satunya portal atau alat bagi masyarakat Indonesia untuk dapat berbelanja dan memenuhi kebutuhan gaya hidup mereka dengan lebih cermat.
“Kami baru saja menambahkan beberapa fitur layanan perbandingan harga (mulai dari harga transportasi online, agregasi kupon diskon, dan perbandingan harga pulsa paling murah) untuk mempermudah pengguna ShopBack dalam membuat keputusan untuk membeli sesuatu," kata Yonathan.
Hingga saat ini, ShopBack mengklaim terdapat 1.000 transaksi setiap jamnya, dengan angka penjualan tahunan lebih dari 300 juta dollar AS untuk lebih dari 1.300 mitra yang bergerak dalam penjualan online, travel, dan juga dalam bidang gaya hidup di Shopback.
Lebih dari 3,5 juta pelanggan yang ada di enam negara di Asia Pasifik sudah bergabung dengan ShopBack sejak perusahaan didirikan pada tahun 2014.
Terkini Lainnya
- Beda Budaya Bisa Gagalkan Merger
- Cara Blokir SMS Spam yang Mengganggu di HP Xiaomi
- 2 Cara Menghapus Cache di HP Realme dengan Mudah dan Cepat
- Fitur Ini "Sulap" Oppo Find N5 Jadi Remot Laptop Apple Mac
- AMD Rilis 3 CPU Ryzen AI 300 Series
- Kulkas Pintar Samsung Bespoke AI Seri RS70 Resmi, Punya Fitur Penghemat Listrik
- Video: Fitur Samsung S25 Ultra Bikin Rekam Konser Seventeen Bangkok Jadi Anti-mainstream
- Hati-hati, Setting Bawaan di iPhone Bisa Jadi "Pintu" Hacker Menyusup
- Smartwatch OnePlus Watch 3 Resmi Meluncur, Layar Lebih Besar dan Terang
- YouTube Bikin Langganan "Premium Lite", Ini Bedanya dengan Premium Biasa
- Menkomdigi Minta Platform Digital Perketat Perlindungan Anak dari Konten Berbahaya
- 8 Ciri-ciri Chat Penipuan WhatsApp, Jangan Terkecoh
- Harga Laptop Akan Naik, Bos Acer Ungkap Alasannya
- 25 Tablet dan HP Xiaomi yang Kebagian HyperOS dengan AI DeepSeek
- Mencoba MSI Claw 8 AI Plus, Konsol Gaming Windows 11 dengan Joystick RGB